"Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri di lantai dua, dan keluar dari kamar. (Kejadian)dilihat Kuwat. 'Kenapa masuk ke kamar ibu?' Kemudian (Yosua) lari," kata Sudding.
Kuwat kemudian mengaku mendengar istri Ferdy Sambo menangis di dalam kamar.
Disebutkan juga, jika Susi ikut mendengar tangisan istri Ferdy Sambo. Susi disebutkan, mengkonfirmasi apa yang sudah dialami istri Ferdy Sambo.
"Kuwat dan Susi melihat ibu (Putri) dalam posisi menangis. Pakaian acak-acakan. Benar apa tidak tentang informasi itu? Tentang motif ini?" kata Sudding bertanya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri lantas memberikan jawaban soal kejadian di Magelang. "Saya akan jawab terkait beberapa penyampaian Pak Sudding. Dari yang disampaikan beliau, ada banyak hal (keterangan Susi dan Kuwa) yang memang sesuai, pak," jawab Listyo.
Dari sana, sosok Susi dinilai sebagai saksi kunci di Magelang, selain Om Kuwat.
Akan tetapi perkembangan terbaru hingga pada rekonstruksi sosok Susi "tenggelam".
Padahal dari kronologi yang disampaikan Kapolri saat rapat bersama Komisi III DPR RI pada 24 Agustus 2022 lalu, sosok Susi disebut sebagai orang yang ada bersama Putri Candrawathi.
Baca Juga: Sasar Lebih Banyak Anak Muda, POCO Indonesia Memboyong POCO C40