AKHIRNYA Semua Skenario Berantakan, Bharada E Bongkar Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, LPSK Tidak Singgung Perkosaan

Suara Bandung | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 08:37 WIB
AKHIRNYA Semua Skenario Berantakan, Bharada E Bongkar Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, LPSK Tidak Singgung Perkosaan
Bharada E enggan bertemu Ferdy Sambo. LPSK sebut Bharada E sudah memberikan informasi soal motif.(Kolase Suara.com)

SuaraBandung.id – Sebagian besar publik sangat berharap motif pembunuhan Brigadir J bisa terungkap.
 
Publik berharap jika Bharada E sebagai saksi kunci tetap konsisten pada apa yang diungkapnya.
 
Perkembangan terbaru, Bharada E akhirnya membongkar semua yang terjadi di kasus pembunuhan berencana Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.
 
Bharada E mengungkap motif mengapa Brigadir J harus dihabisi kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
 
Memiliki nama lengkap Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, dikatakan LPSK telah membongkar motif pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang didalangi Irjen Ferdy Sambo.
 
Ketua LPSK, Hasto Atmojo mengatakan jika Bharada E belum lama ini sudah menyampaikan motif pembunuhan kepada pihaknya.
 
“Bharada E sudah menyampaikan (motif) ke LPSK,” kata Hasto Atmojo, dilansir Suara.com.
 
Namun, Hasto tidak bisa menyampaikan informasi tentang motif pembunuhan Brigadir J yang berasal dari Bharada E.
 
Pertanyaanya, apakah benar motifnya adalah soal tindak pelecehan seksual, seperti yang selama ini diakui istri Ferdy Sambo?
 
Dari informasi yang diberikan Hasto, sama sekali tidak sedikitpun menyinggung soal motif pemerkosaan.
 
Namun Hasto Atmojo mengaku tidak bisa menyampaikan ke publik mengenai apa bocoran informasi motif yang disampaikan Bharada E.
 
Hasto mengatakan, sebaiknya tentang motif yang dibocorkan Bharada E tidak dibuka. “Tapi, ya, itu sebaiknya tidak dibuka lah, ya," jelas Hasto.
 
Bharada E dikatakan Hasto telah menyampaikan seluruh informasi terkait rencana pembunuhan Brigadir J pada saat asesmen pengajuan justice collaborator dilakukan. 
 
Namun, lagi-lagi Hasto mengatakan LPSK tidak akan membongkar informasi tersebut termasuk motif lantaran bukan kewenangan LPSK.
 
"Iya (Bharada E menyampaikan motif pembunuhan ke LPSK), tapi itu bukan kewenangan kami," kata Hasto.
 
Sebagai informasi, saat ini Bharada E dalam posisi sebagai justice collaborator (JC) dan mendapat perlindungan dari LPSK. 
 
Peran Bharada E sebagai JC dikatakan Hasto akan sangat berdampak positif dalam penanganan perkara kematian Brigadir Joshua.
 
Saat ini LPSK hanya fokus memastikan Bharada E tetap konsisten dalam menyampaikan keterangan selaku JC. 
 
Dikatakannya, kesaksian Bharada E akan menjadi kunci skenario awal pembunuhan Brigadir J.
 
"Keterangan (motif) sangat kunci karena kesaksian dia (Bharada E) itu lah semua skenario berantakan," jelasnya.
 
Hasto mengatakan, jika Bharada E benar-benar harus diselamatkan, tetap aman untuk bisa memberi kesaksian sampai di pengadilan.
 
"Ini yang harus kita selamatkan keterangan-keterangan Bharada E ini diharapkan sampai akhir persidangan konsisten gak? Jujur tetap,” lanjutnya.
 

 

Diduga Bharada E buka-bukaan. [akun tiktok @richard_eliezer]

Sebelumnya, beredar di media sosial video pesan yang diduga dari Bharada E. Melalui pesan yang diunggah oleh akun TikTok @richard_eliezer, terungkap bahwa alasan Brigadir J dibunuh lantaran ia mengetahui sosok dalang mafia di balik pembakaran gedung Kejagung.
 
"Irjen Ferdy Sambo juga membunuh alm Brigadir J karena alm Brigadir J juga sudah mendengar siapa dalang (mafia) dalam pembakaran gedung Kejaksaan Agung," tulis pesan dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @richard_eliezer.
 
"Dengan mendengar hal ini, bos irjen Ferdy Sambo sangat marah sekali dan takut jika Brigadir J membocorkan hal ini ke awak media dan atasan Polri," lanjut akun tersebut.
 
"Saya dan rekan-rekan saya disuruh bos Irjen Ferdi Sambo untuk menyiksa Brigadir J," imbuhnya.
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Ferdy Sambo Tidak Teriak Saat Diperkosa, Malah Lengket ke Kuat Bukan pada Susi, LPSK: Ini Ganjil

Istri Ferdy Sambo Tidak Teriak Saat Diperkosa, Malah Lengket ke Kuat Bukan pada Susi, LPSK: Ini Ganjil

| Senin, 05 September 2022 | 08:05 WIB

Ajudan Lancang Perkosa Istri Jenderal meski Banyak Orang, LPSK Tanyakan Kenapa Putri Tidak Teriak

Ajudan Lancang Perkosa Istri Jenderal meski Banyak Orang, LPSK Tanyakan Kenapa Putri Tidak Teriak

| Senin, 05 September 2022 | 07:41 WIB

MENGEJUTKAN! Dugaan Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Diperkuat Rekaman Video Call dengan Seorang Wanita

MENGEJUTKAN! Dugaan Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Diperkuat Rekaman Video Call dengan Seorang Wanita

| Minggu, 04 September 2022 | 20:55 WIB

Bukti Dugaan Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Sempat Viral, Komnas HAM Benarkan Hal Itu

Bukti Dugaan Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Sempat Viral, Komnas HAM Benarkan Hal Itu

| Minggu, 04 September 2022 | 19:43 WIB

Terkini

Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya

Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:11 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik

Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:06 WIB

Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini

Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:00 WIB

Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata

Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:00 WIB

Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap

Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:57 WIB

Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?

Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?

Kalbar | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:57 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:49 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB