Kejadian tersebut terjadi Putri Candrawathi menghampiri Ferdy Sambo di lantai tiga rumah mereka.
Ketika itu terlihat, setelah memeluk Ferdy Sambo, Putri Candrawathi langsung menunduk di depan penyidik kepolisian.
Kemudian Ferdy Sambo langsung memegang HT untuk memeragakan memanggil para ajudannya ke ruangannya.
Pada momen rekonstruksi itu, Ferdy Sambo diduga sedang melakukan perencanaan pembunuhan bersama Putri Candrawathi.
Melalui pengacara Bripka RR, Erman Umar, saat itu Bripka RR bercerita bahwa adegan Putri Candrawathi memeluk Ferdy Sambo hanya akting.
Sebab kata dia saat itu, Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo harus menjalani semua adegan rekonstruksi.
Di tanggal 8 Juli 2022 itu memang ada momen Putri Candrawathi memeluk sang suami.
Adapun timing momen saat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berpelukan adalah ketika Brigadir J meregang nyawa.
Kemudian saat adegan Ferdy Sambo memegang HT untuk memanggil ajudannya, Bripka RR mengatakan posisi Brigadir J sudah meninggal.
Di sana juga Ferdy Sambo berbicara ke para ajudannya akan ada pemberian uang Rp 2 miliar kepada mereka.