SuaraBandung.id - Buya Yahya dalam satu ceramahnya mengatakan bahwa tidak ada amal yang diterima kecuali jika amal itu dilakukan dengan ikhlas.
"Ikhlas dan amal, puncaknya adalah ikhlas", kata Buya Yahya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa seseorang tidak dikatakan ikhlas kalau dia tidak punya amal, dan amal itu hanya bisa dilakukan dengan ilmu.
"Orang beramal tanpa ilmu, tidak akan diterima oleh Allah SWT. Maka siapapun dari kita yang ingin beramal, harus tau ilmunya", Buya Yahya mengatakan.
Buya Yahya mengungkapkan agar siapapun menyadari pentingnya ilmu. Bahkan salat seseorang tidak akan sah dan tidak akan diterima jika orang tersebut tidak mengerti ilmu salat.
Kemudian, Buya Yahya mengatakan bahwa ilmu itu sangat luas dan kehidupan pun luas. Maka menuntut ilmu tidak terbatas.
"Oleh karena itu menuntut ilmu pun tidak berbatas. Boleh jadi dari ayunan ibunda sampe kita masuk liang lahat. Jangan sampe di antara kita merasa tidak perlu untuk menambah ilmu, dan Alhamdulillah ketika kita ingin menambahkan ilmu pun itu termasuk amal yang diterima oleh Allah SWT", Ungkap Buya Yahya.
Menuntut ilmu menurut Buya Yahya adalah seperti ibadah. Ia mengatakan agar jangan ragu menuntut ilmu. Bahkan, sebagian mengatakan lebih utama dari rakaat-rakaat yang didirikan.
"ada orang yang membahas tentang amal, tapi jika tidak disertai dengan cara beramal, apakah ada artinya amal tersebut. Setiap hari mungkin kita berkata tentang salat, salat, salat, tapi kalau seorang hamba tidak diajari caranya untuk salat mungkinkah dia punya amal untuk salat? tidak mungkin", jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Buya Yahya Menerangkan Tentang Alih Fungsi Masjid, Begini Jelasnya
Buya yahya mengatakan bahwa kehidupan bukan hanya urusan salat, satu contoh yakni dalam berkeluarga, maka ada ilmu berumah tangga. Begitu juga dengan ilmu salat, ilmu puasa, dan ilmu jual beli.
Selain itu, Buya Yahya mengatakan bawha kita harus sadar akan pentingnya ilmu sehingga kita tidak akan berhenti menuntut ilmu. Ceramah Buya yahya itu dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, yang diunggah pada 29 Juli 2022.