Dzikir yang diberikan oleh mursyid itu menurut Buya Yahya adalah sunnah. Tetapi seorang murid harus punya kesetiaan untuk sebisa mungkin mengikuti karena dia telah berguru.
"Wong itu dasarnya bukan wajib kok menjadi wajib ya gak ada, cuma kalo ada orang seenaknya sendiri ini jadi masalah.Mana ikatan hatinya dengan seorang guru," Buya Yahya menegaskan.
"Makanya harus kita utamakan adalah dzikir yang diajarkan gurunya itu dulu. Sebisa mungkin, biasanya hawa nafsu nggak, dia tamak dengan dzikir-dzikir yang dia dapat, ada dzikir-dzikir ini, ini, ini nah ini sudah hawa nafsu. Karena yang sudah menyambungkan anda dengan guru anda itu amalkan dulu," pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan bahwa jika dzikir yang diberikan itu semisal adalah 100, maka kalau mampu dilaksanakan 10 itu berarti 10 persen. Jika mampu 20, maka 20 persen. Tetapi, kalau bisa dilaksanakan 100 persen.
"Kalau nggak ya semampunya. Sunnah ya tetap sunnah, nggak bisa jadi wajib," Ungkap Buya Yahya.
Penjelasan Buya Yahya tentang Thoriqot itu dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 11 November 2019.