bandung

Anak Tak Setuju dengan Keluarga dan Memutuskan Tidak Pulang ke Rumah, Buya Yahya: Jangan Maknai Silaturahmi Itu Sempit

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 18 September 2022 | 21:13 WIB
Anak Tak Setuju dengan Keluarga dan Memutuskan Tidak Pulang ke Rumah, Buya Yahya: Jangan Maknai Silaturahmi Itu Sempit
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Buya Yahya pada satu ceramhanya menjawab pertanyaan jamaah tentang seorang anak yang memutuskan tidak pulang ke rumah karena menganggap adanya sebuah ketidak baikan.

Walaupun memutuskan silaturahmi merupakan hal yang tidak boleh dilakukan, namun anak tersebut meninggalkan rumah karena tidak setuju dengan yang dilakukan oleh keluarganya.

Buya Yahya pun menjawab pertanyaan itu. Menurutnya, dalam hal itu terdapat satu kontradiksi yakni satu sisi ingin menyambung silaturahmi.

"Misalnya, di keluarga saya itu Masya Allah, kalau bicara nggunjing, juara. Kalau bicara ini fitnah juara", Buya Yahya memberikan penjelasan.

"Saya pingin bener, kalau saya sering datang ke rumah, (tapi) istri saya keganggu juga. 

Gimana kalau saya tdiak dateng memutus tali persaudaraan? nah itu, sekarang yang perlu dipahamkan anda jangan memaknai silaturahmi itu sempit dengan hanya kita dateng ke rumahnya. Bahkan bertemu itu adalah justru bagian kecil daripada hakikat silaturahmi", Buya Yahya melanjutkan ceramahnya.

Buya Yahya mengatakan bahwa silaturahmi tidak terbatas pada pertemuan lahiriah.

"Jangan mengangap silaturahmi hanya ada orang, silaturahmi hanya dianggap kunjungan assalamualaikum itu saja. Tapi setelah assalamualaikum melihat ibunya sakit gak pernah keluar duit. Lho ini silaturahmi gombal ini," kata Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan bahwa silaturahmi itu hakikatnya dengan hati. Maka tidak datang bukan memutuskan silaturahmi. Hati selalu mendoakan dan kalau perlu memberikan hadiah.

Baca Juga: Daftar Jeratan Hukum Oknum Polisi dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

"Kemudian, kan mereka punya nomer rekening, transfer aja, fulus". Buya Yahya menjelaskan.

"Hadiah-hadiah tetep berjalan. Assalamualaikum, saya lagi sibuk gak bisa dateng, mungkin lagi kumpul ya. Ini hadiah, begitu, terus sambung." ungkap Buya Yahya.

"Jadi jangan sempit dong maknai silaturahim, bahkan mungkin dengan itu semuanya mereka akan tersentuh. Ini tidak datang, tapi hadiahnya. Mereka tidak benci, diem-diem mulai memandang anda." Buya Yahya menyambung.

Buya Yahya menerangkan bahwa kita tidak datang ke tempat tersebut bukan dalam irama memutus silaturahmi, tapi kita membentengi diri kita agar kita tidak terjerumus.

Adapun sambung silaturahmi ada dua macam yaitu saling mengunjungi yang lahir dan yang batin. Buya Yahya mengatakan yang batin itu bertemunya hati biarpun jarak memisahakan, ceramah tersebut dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah yang diunggah pada 11 September 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI