SuaraBandung.id - Terkadang kita tidak menyadari bahwa diri kita mempunyai kesalahan, baik itu kepada orang tua, kepada saudara, ataupun rekan rekan kita.
Muncul pertanyaan tentang bagaimana merenungi kesalahan itu. Buya Yahya pun menjawabnya dan menyampaikan tiga cara untuk merenungi kesalahan diri sendiri menurut Imam Ghazali.
Pertama, Imam Ghazali mengatakan bahwa kita dapat melakukan koreksi terhadap diri sendiri dalam merenungi kesalahan.
"kamu koreksi diri deh, susah ya imam, koreksi diri, saya itu orangnya keras kepala kayanya, ya sudah, kalau kamu koreksi diri sendiri susah, kamu bersepakat dengan orang yang dekat denganmu," Buya Yahya menjelaskan.
Kedua, cara untuk merenungi kesalahan diri sendiri yakni dengan meminta tolong kepada orang terdekat untuk mencari kesalahan kita, untuk mencari kekurangan kita.
"istrimu, temenmu, bahwasanya apa, tolong cari kesalahan saya, bantu untuk cari kekurangan saya, kalau akhlak saya kurang baik, ingatkan langsung, saya kasih hadiah 100 ribu, bersepakat dengan kawannya, ya, itu adalah yang kedua seperti itu," Buya Yahya melanjutkan.
Buya Yahya juga menyarankan agar kita membuat slogan untuk diletakkan di rumah kita sebagai pengingat.
"Makanya kami selalu, kita membuat satu, kita membuat slogan di rumah kita, hidup itu pingin indah itu gampang, untuk menjadi baik apa, jadilah di rumah kita, dalam pergaulan kita, adalah mudah mengingatkan dan mudah diingatkan. Tulis di keranjang yang gede, kalau istri diingatkan cemberut, tunjuk aja," Buya Yahya menambahkan.
Ketiga, Imam Ghazali juga mengatakan apabila meminta bantuan pun dianggap susah, maka kita dapat mencari orang yang yang tidak suka dengan kita.
Baca Juga: Ini Harta Kekayaan Lukas Enembe, Diduga Menyetor Sejumlah Uang ke Kasino di Luar Negeri
"biasanya dia kalau mencari kekuranganmu bener-bener, makanya nggak usah emosi dengan orang yang musuhan dengan kita, wah kamu gini, oiya bener juga ya jangan itu, jadi tetap kita belajar dari orang untuk mengoreksi diri kita," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa kita harus istiqomah, terutama jika kita berteman dengan orang-orang baik. Kawan-kawan yang baik itu dapat secara otomatis menjadi contoh untuk kita.
"Dia baik banget dengan ibunya, subhanallah dibonceng ibunya, padahal melihat doang lho ya, kita mikir, kita kok ndak gitu, nah gitu, jadi berkawan dengan orang baik itu adalah untuk mendukung program-program hijrah yang istimewa tadi," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya menjelaskan tentang cara untuk merenungi diri sendiri itu dalam ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 30 Agustus 2022.