Ayah mendiang Brigadir J mengaku mengetahui perkataan Pendeta Gilbert Lumoindong melalui YouTube.
Sontak, saat itu juga Samuel terkejut lantaran ada seorang pendeta yang membuat pernyataan seperti itu.
Seharusnya sebagai pendeta, sangat arif dan bijaksana tidak memihak siapapun dalam kasus ini.
“Saya lihat di YouTube. Dia (Pendeta Gilbert Lumoindong) bilang si Putri mengatakan jujur," kata Samuel.
"Makanya dia mengatakan ‘Sebagai hamba Tuhan, kalau dia tidak beritakan kejujuran, dia berdosa’ Nah, omongan itu saya bantah. Langsung saya Whatsapp dia (Pendeta Gilbert Lumoindong)," kata Samuel.
Mengapa Brigadir J tidak dihabisi di rumah pribadi Ferdy Sambo di Kawasan Saguling III, Jakarta Selatan?
Apa alasan Ferdy Sambo menggeser TKP eksekusi mati Brigadir J dari Saguling ke Duren Tiga Tiga, Jakarta Selatan.
Dua pertanyaan itu terjawab dari kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Hanya dalam hitungan menit saat semua tiba di Duren Tiga, suara rentetan tembakan membuat Brigadir J tersungkur.
Baca Juga: Gerudug Graha Persib, Begini Tuntutan Ribuan Bobotoh
Darah segar mengalir dari lubang-lubang bekas peluru yang menembus jasad malang Brigadir J.
Dari sana alasan Ferdy Sambo mangaka menembak Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan akhirnya terungkap.
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, Ferdy Sambo bisa saja mengeksekusi Brigadir J di kediaman pribadi, Saguling.
Seperti diketahui jika kasus Brigadir J terus berkembang dan jadi sorotan publik. Bahkan media asing pun turut memberitakan bagaimana kejahatan Ferdy Sambo dalam mengeksekusi Brigadir J.
Banyak versi cerita di media sosial tentang alasan kenapa Duren Tiga dipilih jadi tempat eksekusi mati Brigadir J.
Namun, jika mengetahui alasan Ferdy Sambo habisi nyawa Brigadir J di rumah dinas, dari sana akan terungkap apakah semua direncanakan atau hanya spontan.