Mengaku Capek, Ayah Brigadir J Marah Besar ke Pendeta Gilbert Lumoindong : Jangan Fitnah

Suara Bandung | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 07:41 WIB
Mengaku Capek, Ayah Brigadir J Marah Besar ke Pendeta Gilbert Lumoindong : Jangan Fitnah
Kolase foto dokumen. Samuel tidak terima saat anaknya, Brigadir J yang sudah meninggal masih difitnah oleh Pendeta Gilbert Lumoindong. (pixabay/stevepb/tangkap layar tvone)

SuaraBandung.id - Ayah mediang Brigadir J, Samuel marah besar saat tahu ada pendeta yang memfitnah anaknya.

Samuel tidak terima saat anaknya, Brigadir J yang sudah meninggal masih difitnah oleh Pendeta Gilbert Lumoindong.

Ayah mendiang Brigadir J merasa terusik oleh ucapan Pendeta Gilbert Lumoindong yang menyebut jika ucapan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi jujur.

Apa yang dikatakan Pendeta Gilbert Lumoindong ini benar-benar mengusik keluarga Brigadir J yang sebelumnya sudah mengatakan lelah dengan kasus yang tak kunjung selesai.

Seperti diketahui, Pendeta Gilbert Lumoindong tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang dinilai melukai perasaan keluarga Brigadir J.

Apa yang dikatakan Pendeta Gilbert Lumoindong kemudian menarik perhatian publik. 

Pendeta Gilbert Lumoindong mengucapkan pernyataan yang terkesan membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. 

Mendengar apa yang dikatakan Pendeta Gilbert Lumoindong, ayah mendiang Brigadir J langsung bereaksi keras.

Pendeta Gilbert Lumoindong awalnya mengatakan, siapapun bisa melakukan pelecehan. 

Kemungkinan, kata Pendeta Gilbert Lumoindong, mendiang Brigadir J memang melecehkan Putri Candrawathi. 

Ternyata ucapan Pendeta Gilbert Lumoindong dinilai secara tidak langsung seperti mendukung Ferdy Sambo. 

Hal itu kemudian membuat publik dan ayah mendiang Brigadir J geram atas ucapan Pendeta Gilbert Lumoindong. 

Setelah mendengar ucapan Pendeta Gilbert Lumoindong, ayah mendiang Brigadir J mengaku tak heran ada pendeta yang sering memfitnah. 

"Saya bilang sama dia. Pendeta Gilbert yang terhormat ini, setahu saya baru ini ada pendeta bisa memfitnah orang yang sudah meninggal (Brigadir J)," kata ayah mendiang Brigadir J, Samuel pada Selasa, 27 September 2022. 

Diakui Samuel, dirinya syok saat pertama mendengar pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong.

Ayah mendiang Brigadir J mengaku mengetahui perkataan Pendeta Gilbert Lumoindong  melalui YouTube. 

Sontak, saat itu juga Samuel terkejut lantaran ada seorang pendeta yang membuat pernyataan seperti itu.

Seharusnya sebagai pendeta, sangat arif dan bijaksana tidak memihak siapapun dalam kasus ini. 

“Saya lihat di YouTube. Dia (Pendeta Gilbert Lumoindong) bilang si Putri mengatakan jujur," kata Samuel. 

"Makanya dia mengatakan ‘Sebagai hamba Tuhan, kalau dia tidak beritakan kejujuran, dia berdosa’ Nah, omongan itu saya bantah. Langsung saya Whatsapp dia (Pendeta Gilbert Lumoindong)," kata Samuel.

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ketika memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Suara.com/Arga
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ketika memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Suara.com/Arga (sumber:)

Mengapa Brigadir J tidak dihabisi di rumah pribadi Ferdy Sambo di Kawasan Saguling III, Jakarta Selatan?

Apa alasan Ferdy Sambo menggeser TKP eksekusi mati Brigadir J dari Saguling ke Duren Tiga Tiga, Jakarta Selatan.

Dua pertanyaan itu terjawab dari kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Hanya dalam hitungan menit saat semua tiba di Duren Tiga, suara rentetan tembakan membuat Brigadir J tersungkur.

Darah segar mengalir dari lubang-lubang bekas peluru yang menembus jasad malang Brigadir J.

Dari sana alasan Ferdy Sambo mangaka menembak Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan akhirnya terungkap.

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, Ferdy Sambo bisa saja mengeksekusi Brigadir J di kediaman pribadi, Saguling.

Seperti diketahui jika kasus Brigadir J terus berkembang dan jadi sorotan publik. Bahkan media asing pun turut memberitakan bagaimana kejahatan Ferdy Sambo dalam mengeksekusi Brigadir J.

Banyak versi cerita di media sosial tentang alasan kenapa Duren Tiga dipilih jadi tempat eksekusi mati Brigadir J.

Namun, jika mengetahui alasan Ferdy Sambo habisi nyawa Brigadir J di rumah dinas, dari sana akan terungkap apakah semua direncanakan atau hanya spontan.

Dari diskusi yang disajikan kanal YouTube Refly Harun, Kamaruddin Simanjuntak menduga, Ferdy Sambo menggeser TKP pembunuhan dari Saguling ke Duren Tiga yakni rumah dinas Kadiv Propam.

Kamaruddin menduga, Ferdy Sambo bisa saja memberi perintah menembak Bharada E di Saguling.

Namun, setelah melihat uraian Kamaruddin Simanjuntak, Ferdy Sambo sengaja menggeser TKP penembakan agar kasus tersebut menjadi beban negara.

“Jadi, kenapa ini dilakukan (eksekusi Brigadir J) di rumah dinas? Supaya menjadi beban negara, kan begitu," ucap Kamaruddin Simanjuntak, Minggu 25 September 2022.

Jika eksekusi Brigadir J dilakukan di rumah pribadi, dikatakan Kamaruddin nantinya akan di Police Line.

“Otomatis. Hal itu akan mengganggu aktivitas di rumah pribadi. Bisa terganggu, sebab menjadi lokasi pembunuhan," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Dari sana, dia melihat jika Ferdy Sambo yang merencanakan pergeseran TKP eksekusi dari Saguling ke Duren Tiga.

“Mangkanya lokasi pembunuhan Brigadir J itu di rumah dinas, agar menjadi beban pemerintah,” jelasnya lagi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Baswedan Minta Febri dan Rasamala Mundur Jadi Pengacara Ferdy Sambo: 'Saya Kaget dan Kecewa'

Novel Baswedan Minta Febri dan Rasamala Mundur Jadi Pengacara Ferdy Sambo: 'Saya Kaget dan Kecewa'

| Rabu, 28 September 2022 | 22:18 WIB

Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

| Selasa, 27 September 2022 | 15:52 WIB

Akui Kuat Maruf Doyan Main Belakang, sang Istri Bongkar Gaji Puluhan Juta Sopir Ferdy Sambo hingga Tak Pernah Beri Nafkah

Akui Kuat Maruf Doyan Main Belakang, sang Istri Bongkar Gaji Puluhan Juta Sopir Ferdy Sambo hingga Tak Pernah Beri Nafkah

| Senin, 26 September 2022 | 15:32 WIB

Suasana Romantis AKP Rita Mendadak Menyeramkan, Kursi Kosong Digambari Sosok Tak Terduga, Publik Colek Ferdy Sambo

Suasana Romantis AKP Rita Mendadak Menyeramkan, Kursi Kosong Digambari Sosok Tak Terduga, Publik Colek Ferdy Sambo

| Senin, 26 September 2022 | 13:43 WIB

Si Cantik Akhirnya Muncul, Ungkap Hubungan Ferdy Sambo dan sang Istri, Tolak Suami Putri Candrawathi Dihukum Mati

Si Cantik Akhirnya Muncul, Ungkap Hubungan Ferdy Sambo dan sang Istri, Tolak Suami Putri Candrawathi Dihukum Mati

| Minggu, 25 September 2022 | 14:11 WIB

Tercium 'Bau Bangkai' di Kasus Ferdy Sambo, Tak Main-Main Tinggal Hitung Waktu Pembebasan Atas Nama Hukum

Tercium 'Bau Bangkai' di Kasus Ferdy Sambo, Tak Main-Main Tinggal Hitung Waktu Pembebasan Atas Nama Hukum

| Minggu, 25 September 2022 | 13:05 WIB

Terkini

Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang

Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:21 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:00 WIB

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:55 WIB

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:51 WIB

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB