SuaraBandung.id - Manusia hendaknya menerima kebenaran dan tidak menganggap remeh orang lain.
Itu berarti bahwa manusia harus menerapkan sikap rendah hati dan tidak sombong, bisa disebut juga dengan sifat tawadhu.
Gus Baha pernah menyinggung sifat tawadhu itu ketika mengisi satu ceramah bersama seorang habib.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @pemuda2121, berikut ulasannya.
Gus Baha mengatakan kepada jemaah bahwa dirinya tidak ingin melakukan pengajian bersama dengan habib, ia mengaku kalah tampan dengan habib yang datang dalam pengajian.
"Saya paling ndak ingin, ngaji bareng habib. Selain kalah nasab ya kalah ganteng," kata Gus Baha disambut tawa jemaah.
Gus Baha kemudian menyampaikan bahwa ia menghadiri pengajian itu bukan karena ingin mencari pahala kebenaran, melainkan karena ingin mendapatkan pahala tawadhu.
"Ya tapi ditakdir, mau apa. Ya sudah sami'na wa atha'na. Jadi, saya saat ini ndak cari pahala benar, tapi pahala tawadhu. Karena diundang, ya sudah tidak penting benar salah yang penting tawadhu," kata Gus Baha.
Gus Baha lalu mengatakan bahwa dirinya merayu kepada Allah agar diberikan pahala tawadhu.
Baca Juga: Pemain Skuad Garuda Ini Siap Bermain Bersama Persib Putri di Women Football Championship Singapura
"Jadi saya tadi sudah ngerayu sama Allah. Ya Allah, saya kali ini ndak cari benar, cari tawadhu. Sudah, mesti pahalanya benar tawadhu itu," pungkas Gus Baha.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @pemuda2121 itu dapat disimak melalui tautan berikut ini.