Media Malaysia Ingatkan Jokowi untuk Berhati-hati Memberikan Keputusan Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang

Suara Bandung

Minggu, 16 Oktober 2022 | 17:30 WIB
Media Malaysia Ingatkan Jokowi untuk Berhati-hati Memberikan Keputusan Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang
Presiden Jokowi (Tangkapan layar akun YouTube Sekretariat Presiden)

SuaraBandung.id – Terkait kasus Kanjuruhan Malang, Jokowi diingatkan Media Malaysia untuk berhati-hati dalam memberikan keputusan terkait tragedi Kanjuruhan Malang.

Seperti diketahui, telah kurang lebih satu pekan TGIPF melaksanakan tugas dalam pencarian fakta kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud MD menyatakan ia dan timnya telah selesai melaksanakan tugas. 

"Pada Kamis sore, TGIPF Tragedi Kanjuruhan sudah merampungkan tugasnya sesuai dengan Keppres No. 19 Tahun 2022 tentang Pembentukan TGIPF," tulis Mahfud dalam akun Twitternya @mohmahfudmd pada Kamis (13/10/2022). 

Mahfud MD pun telah menyerahkan kesimpulan dari hasil investigasi TGIPF pada Presiden Jokowi.

Dalam kesimpulan investigasi tersebut, satu diantaranya mengusulkan bahwa Ketua Umum beserta jajarannya harus mundur dari PSSI sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Dalam catatan kami, disampaikan bahwa pengurus PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya," kata Mahfud usai menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, dikutip dari Suarariau.id, Minggu (16/10/2022).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang.

Seperti diketahui, banyak desakan mundurnya ketua Umum PSSI Iwan Bule atas insiden Kanjuruhan Malang.

Atas usulan dan desakan tersebut, Media Malaysia mengingatkan Jokowi untuk lebih berhati-hati memberikan keputusan sebab PSSI berada di bawah naungan FIFA. Karenanya, pemerintah tak bisa intervensi agar terhindar dari hukuman.

baca juga

"Jokowi juga perlu berhati-hati dalam memberikan pernyataan terutama terkait dengan administrasi PSSI itu sendiri karena jika ada intervensi pemerintah di badan sepak bola, FIFA tidak akan segan-segan untuk melarang Indonesia mengikuti turnamen sepak bola mana pun," tulis Harimau Malaya, dikutip pada Minggu (16/10/2022).

Baru-baru ini pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait insiden Kanjuruhan Malang.

Pelatih Timnas asal Korea Selatan menyebutkan bahwa ia akan mundur dari pelatih Timnas Indonesia apabila Ketua Umum PSSI mundur.

Hal terebut menjadi perbincangan publik, banyak yang mengira bahwa Shin Tae Tong membentengi Ketua Umum PSSI.

Sumber: Bolatimes.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Janji Tindak Tegas Polisi Bergaya Hidup Mewah, Netizen: Ah yang Benerrr?

Kapolri Janji Tindak Tegas Polisi Bergaya Hidup Mewah, Netizen: Ah yang Benerrr?

Bandung | Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Sesuai Regulasi FIFA dan Rekomendasi TGIPF, Polri Tak akan Lagi Gunakan Gas Air Mata, Warganet: Budaya Kita adalah Janji

Sesuai Regulasi FIFA dan Rekomendasi TGIPF, Polri Tak akan Lagi Gunakan Gas Air Mata, Warganet: Budaya Kita adalah Janji

Bandung | Minggu, 16 Oktober 2022 | 08:42 WIB

Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI

Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI

Bandung | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 18:21 WIB

Akhir dari Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Usulkan Ketua Umum PSSI Mundur

Akhir dari Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Usulkan Ketua Umum PSSI Mundur

Bandung | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:47 WIB

Terkini

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:33 WIB

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:05 WIB

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:49 WIB

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Sumut | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:46 WIB

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:45 WIB

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:35 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB