SuaraBandung.id – Terkait kasus Kanjuruhan Malang, Jokowi diingatkan Media Malaysia untuk berhati-hati dalam memberikan keputusan terkait tragedi Kanjuruhan Malang.
Seperti diketahui, telah kurang lebih satu pekan TGIPF melaksanakan tugas dalam pencarian fakta kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud MD menyatakan ia dan timnya telah selesai melaksanakan tugas.
"Pada Kamis sore, TGIPF Tragedi Kanjuruhan sudah merampungkan tugasnya sesuai dengan Keppres No. 19 Tahun 2022 tentang Pembentukan TGIPF," tulis Mahfud dalam akun Twitternya @mohmahfudmd pada Kamis (13/10/2022).
Mahfud MD pun telah menyerahkan kesimpulan dari hasil investigasi TGIPF pada Presiden Jokowi.
Dalam kesimpulan investigasi tersebut, satu diantaranya mengusulkan bahwa Ketua Umum beserta jajarannya harus mundur dari PSSI sebagai bentuk pertanggungjawaban.
"Dalam catatan kami, disampaikan bahwa pengurus PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya," kata Mahfud usai menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, dikutip dari Suarariau.id, Minggu (16/10/2022).
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang.
Seperti diketahui, banyak desakan mundurnya ketua Umum PSSI Iwan Bule atas insiden Kanjuruhan Malang.
Atas usulan dan desakan tersebut, Media Malaysia mengingatkan Jokowi untuk lebih berhati-hati memberikan keputusan sebab PSSI berada di bawah naungan FIFA. Karenanya, pemerintah tak bisa intervensi agar terhindar dari hukuman.
"Jokowi juga perlu berhati-hati dalam memberikan pernyataan terutama terkait dengan administrasi PSSI itu sendiri karena jika ada intervensi pemerintah di badan sepak bola, FIFA tidak akan segan-segan untuk melarang Indonesia mengikuti turnamen sepak bola mana pun," tulis Harimau Malaya, dikutip pada Minggu (16/10/2022).
Baru-baru ini pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait insiden Kanjuruhan Malang.
Pelatih Timnas asal Korea Selatan menyebutkan bahwa ia akan mundur dari pelatih Timnas Indonesia apabila Ketua Umum PSSI mundur.
Hal terebut menjadi perbincangan publik, banyak yang mengira bahwa Shin Tae Tong membentengi Ketua Umum PSSI.
Sumber: Bolatimes.com