Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Tragedi Kanjuran, Komnas HAM: Kami Punya Video Kunci!

Suara Bandung | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 21:30 WIB
Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Tragedi Kanjuran, Komnas HAM: Kami Punya Video Kunci!
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

SuaraBandung.id - Kali ini, Komnas HAM pun menegaskan bahwa penyebab utama jatuhnya korban dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 134 jiwa itu adalah gas air mata.

Anggota Komnas HAM Choirul Anam menyatakan bahwa kesimpulan Komnas HAM sampai saat ini terkait penyebab utama tragedi Kanjuruhan yakni gas air mata.

“Sampai saat ini, kesimpulan kami gas air mata adalah penyebab utama tragedi Kanjuruhan,” ungkap Choirul Anam, dikutip dari ANTARA, Jumat (21/10/2022).

Choirul Anam pun menyampaikan bahwa terkait gas air mata menjadi penyebab utama tragedi Kanjuruhan didasarkan pada bukti-bukti yang didapatkan, satu diantaranya yakni video kunci dari korban.

“Kami punya video kunci, terkait itu yang bisa menggambarkan posisi gas air mata sampai proses kematian, yang videonya diambil dari korban. Korban yang meninggal, ini (clear) bagi kami,” tambahnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfus MD menyatakan bahwa penyebab utama dalam tragedi Kanjuruhan Malang yakni gas air mata.

“Saya nggak peduli sekarang seberapa besar kandungan kimia yang mematikan (dalam gas air mata), itu tidak penting. Karena bukan kimianya yang menyebabkan, tetapi penembakan yang menyebabkan orang panik kemudian berdesak-desakan dan mati,” kata Mahfud MD, dikutip dari ANTARA, Jumat (21/10/2022).

Kronologi Tragedi Kanjuruhan Malang

Tragedi bermula dari kerusuhan usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, yang berakhir dengan kekalahan Arema FC dengan skor 2-3.

Atas kekalahan tersebut, sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam lapangan.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.

Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.

Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Atas kericuhan tersebut, dikabarkan 134 suporter Aremania meninggal dunia, dan ratusan lainnya dikabarkan mengalami luka berat dan luka ringan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imbas Tragedi Kanjuruhan, PSSI akan Sekolahkan Suporter Bola Indonesia

Imbas Tragedi Kanjuruhan, PSSI akan Sekolahkan Suporter Bola Indonesia

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Aremamedia: Revano Korban Meninggal ke 134

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Aremamedia: Revano Korban Meninggal ke 134

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 14:35 WIB

Komnas HAM Temukan Fakta Baru Terkait Tragedi Kanjuruhan, Berikut Penjelasannya

Komnas HAM Temukan Fakta Baru Terkait Tragedi Kanjuruhan, Berikut Penjelasannya

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:39 WIB

Diperiksa Polisi, Ketua Umum PSSI Iwan Bule Diam Seribu Bahasa

Diperiksa Polisi, Ketua Umum PSSI Iwan Bule Diam Seribu Bahasa

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:10 WIB

Terkini

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:52 WIB

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:46 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Sumut | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB