SuaraBandung.id- Kembali ke Purwakarta setelah beberapa waktu lalu sibuk mendatangi beberapa titik lokasi terdampak gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Kang Dedi Mulyadi datangi Lembur Pakuan.
Memasuki Lembur Pakuan, saat di gerbang depan Kang Dedi Mulyadi disambut oleh tiga orang Ibu-ibu yang sedang membersihkan lokasi tersebut.
Kang Dedi Mulyadi yang berada di dalam mobil pun berhenti dan mengajak ketiga ibu tersebut untuk berbicang.
Pembicaraan mengalir membicarakan tentang apa saja yang sudah ibu tersebut lakukan sampai sore hari, hingga bertanya perihal suami ibu tersebut.
Kang Dedi Mulyadi bertanya tentang izin yang diberikan oleh suami dari ibu tersebut bila melihat istrinya terguyur hujan saat melaksanakan tugasnya.
Ternyata, menurut pengakuan ibu tersebut, suaminya baik tidak banyak komplain.
Menanggapi jawaban tersebut, Kang Dedi Mulyadi pun menjawab dengan candaan bahwa suami akan baik saat tidak memiliki uang.
“Kalo suami enggak punya duit biasanya baik, kalo lagi punya duit suka banyak bertingkah,” jawabnya diiringi gelak tawa, dikutip dari kanal Youtube Lembur Pakuan, Minggu (27/11/2022).
Melanjutkan perjalanan, Kang Dedi Mulyadi kembali memberhentikan mobilnya untuk turund dan berbincang dengan dua orang ibu-ibu yang sedang membuat surabi.
Salah seorang ibu tersebut mencurahkan isi hatinya, ia mengaku tertipu oleh pinjaman online alias pinjol.
Dirinya mengakui alasan mencurahkan isi hatinya pada Kang Dedi Mulyadi karena ingin meminta bantuan agar kasus yang dialaminya dibantu untuk ditindak lanjuti.
Obrolan terus mengalir sampai dengan lagi-lagi Kang Dedi membawa candaan terkait kehidupan rumah tangga.
Dedi Mulyadi bertanya apakah ibu tersebut menjadi korban suami atau tidak, yang hanya ditanggapi oleh tawaan dari Ibu tersebut.
Mendengar curahan hati dari ibu yang tertipu pinjaman onlin tersebut membuat Kang Dedi terbawa suasana.
Dedi Mulyadi geram akan kelakuan penipu yang suka menipu.
“Harusnya tukang tipu jangan menipu orang baik, tipulah orang-orang jahat,” pungkasnya.
(*)
Sumber: Youtube/Lembur Pakuan