SuaraBandung.id - Dedi Mulyadi akhirnya buka suara perihal utang 28 Miliyar yang baru-baru ini disindir oleh Anne Ratna Mustika saat berpidato.
Baru-baru ini, diketahui Anne Ratna Mustika menyampaikan informasi jika Bupati Purwakarta sebelunya yang dipegang oleh Dedi Mulyadi menyisakan utang sebesar 28 Miliyar.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi pun langsung angkat bicara mengenai permasalahan yang sedang ramai dalam salah satu video di TikTok.
Dedi Mulyadi menjelaskan, jika kabar yang diangkat oleh Anne Ratna Mustika bukanlah ranah rumah tangga mereka.
“Ini adalah persoalan yang menyangkut aspek tata kelola keuangan daerah, karena yang muncul hari ini ke permukaan kan bukan suami, tapi yang munculnya adalah mantan,” tutur Dedi Mulyadi.
“Nah kaitan yang muncul di permukaan sekarang saya punya utang, sisa utang lagi 28 Miliyar lagi, kebetulan waktu saya bupati kepala bidang perencanaan keuangan daerah adalah mas eko,” tambahnya
![Potret Dedi Mulyadi di atas motornya [(instagram/dedimulyadi71)]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2022/12/02/1-potret-dedi-mulyadi-di-atas-motornya.png)
Dalam video tersebut, ternyata terdapat seseorang yang bernama Mas Eko yang sekarang menjabat sebagai Sekda Purwakarta.
“Itu sudah tercatat pada laporan keuangan politik daerah 2017, bahwa pemerintah Kabupaten Purwakarta itu mempunyai kewajiban desa dengan dana bagi hasil desa,” tutur Mas Eko.
Tidak hanya itu, Mas Eko juga menjelaskan jika saat ini sisa utang saat ini tinggal 19 Miliyar lagi.
Baca Juga: 559 Orang Lapor ke Polda Bali Tertipu Investasi Bodong Rp 55,8 Miliar
Namun menariknya, seperti yang sudah dijelaskan ternyata utang tersebut merupakan kewajiban dari setiap pemimpin daerah di setiap masanya.
“Karena itu kewajiban pemerintah daerah, bukan kewajiban mantan Bupati,” jelas Kang Dedi
Dedi Mulyadi juga menjelaskan, jika apa yang dilakukannya sebagai Bupati Purwakarta saat itu merupakan hal yang sangat besar.
Oleh karena itu, perjuangannya hingga kini masih berbekas dan publik berbondong-bondong menganggap Dedi Mulyadi Berhasil membangun Purwakarta.
“Karena banyaknya pembangunan maka lahirlah citra publik bahwa Kang Dedi berhasil membangun purwakarta,” tutur Kang Dedi.
“Karena publik ingin berkesinambungan, akhirnya pilihan politik jatuhnya pada pelabuhan wakil Bupati saat ini yang berpasangan dengan Ambu Anne Ratna Mustika,”