SuaraBandung.id – Kang Dedi Mulyadi baru-baru ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada warganet yang setia menyaksikan konten di kanal Youtubenya.
Ia pun berterima kasih pada orang yang memberikan komentar negatif terhadapnya.
Semua konten yang disajikan di kanal Youtubenya, Kang Dedi Mulyadi akui bahwa tidak ada yang dilebih-lebihkan apalagi didramatisasi.
“Semuanya mengalir berdasarkan apa kata hati,” tuturnya, dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (2/12/2022).
Membicarakan tentang kesedihan dan kebahagiaan, Kang Dedi Mulyadi memaknai puncak dari kebahagian dan kesedihan itu sama, yakni dengan menangis.
Menanggapi tentang banyaknya isu tentang dirinya yang viral dimana-mana akhir-akhir ini, Kang Dedi Mulyadi tak terlalu banyak berkomentar.
“Saya tidak akan berkomentar apapun, biarkan nanti yang berkompeten yang komentar. Komentar yang kita lakukan akan bersifat subjektif dan orang yang kompeten dalam memberikan komentar, itu sifatnya objektif,” tuturnya.
Kang Dedi Mulyadi akui dengan terjadinya hal tersebut, dirinya tidak akan membela dirinya sendiri.
Ia pun mengungkapkan bahwa akan terus bekerja walaupun diterpa berbagai isu.
Baca Juga: Konser Mendadak Dibatalkan, Yura Yunita Buat Keputusan di Luar Dugaan yang Sukses Bikin Fans Terharu
“Saya akan terus bekerja kok, tidak akan terhalangi oleh apapun,” tuturnya.
Memberitahukan apa yang tengah ia kerjakan, Kang Dedi Mulyadi ungkapkan apa saja yang sedang ia tangani.
Mulai dari memberikan dukungan untuk korban bencana gempa Cianjur, menangani wanita yang dulunya seorang psk, sampai dengan memberikan bantuan pemeriksaan dan pengobatan untuk salah satu anak di Purwakarta yang memiliki kelainan terhadap kelaminnya.
Tanpa ragu, Kang Dedi Mulyadi ucapkan lagi rasa terima kasihnya pada warganet yang selalu mendukung keberlangsungan kanal Youtubenya.
“Saya ucapkan terima kasih bagi semuanya yang selalu menonton channel saya, yang dari tontonan itu lahirlah semangat saya untuk stiap hari melangkah memberikan sesuatu,” ucapnya.
Sambil mengitari Kawasan Lembur Pakuan, Kang Dedi Mulyadi akui dirinya sering sendiri tidak ditemani oleh siapapun.