SuaraBandung.id – Dedi Mulyadi hadiri acara tradisi salah satu desa di Kabupaten Karawang.
Acara tersebut merupakan tradisi ungkapan asa syukur atas hasil panen yang melimpah.
Mengajak para masyarakat berbincang dari atas panggung, Dedi Mulyadi membicarakan musim dari waktu ke waktu.
Sampai dengan pembicaraan mengenai musim hujan, Kang Dedi Mulyadi mengaitkan hal tersebut dengan pernikahan.
“Musim hujan, banyak yang nikah tapi banyak yang cerai juga,” tuturnya, dikutip dari kanal Youtube Lembur Pakuan, Minggu (11/12/2022).
Mengajak salah satu masyarakat menaiki panggung, Dedi Mulyadi berbincang dengan seorang kakek tua yang bernama Abah Iyus.
Ketika ditanyai perihal memiliki istri atau tidak, Abah Iyus mengakui dirinya tidak memiliki istri.
Mendapatkan jawaban tersebut, Dedi Mulyadi lantas menjawab dengan candaan yang dikaitkan dengan dirinya.
“Diam Bah, jangan nyindir saya,” ucapnya sambil bercanda.
Baca Juga: Dilaksanakan 2 Hari, Berikut Jadwal Lengkap Semi-final Piala Dunia 2022
Berbincang tentang kehidupan pribadi Abah Iyus, ternyata ia merupakan seorang kuli panggul.
Kembali membicarakan soal kisah cinta Abah Iyus, Dedi Mulyadi berniat mencarikan janda di antara para penonton.
Kang Dedi Mulyadi pun mengajak siapapun yang mau dengan Abah Iyus untuk naik ke atas panggung, nantinya dijanjikan akan diberikan modal nikah.
Tidak berhenti disitu, Dedi Mulyadi juga ungkapkan rasa senangnya mencarikan pasangan untuk kakek tersebut.
Selesai berbincang di atas panggung, Dedi Mulyadi pun turun dan langsung disambut oleh Ibu-ibu yang tengah hamil dan ngidam untuk bertemu Dedi Mulyadi.
Mendapati hal tersebut, Dedi Mulyadi pun merasa tersentuh hatinya dan lantas memeluk wanita tersebut.
Bukan hanya memberikan perhatian, namun juga Dedi Mulyadi berikan sejumlah uang untuk wanita tersebut.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi ikut serta masyarakat lainnya dalam arak-arakan yang membawa hasil panen.
Dedi Mulyadi pun menuturkan doanya untuk para masyarakat disana.
“Semoga tradisi ini menjadi tradisi yang dilakukan secara terus menerus dalam membangun rasa syukur pada Allah dan menjaga dan merawat alam semesta,” pungkasnya.