SuaraBandung.Id-Timbulnya penyakit fisik ternyata ada kaitannya dengan emosi, demikian dr Zaidul Akbar mengungkapkan rahasia penyakit yang diakibatkan oleh hati.
Zaidul Akbar menyebutkan, ada beberapa jenis penyakit yang menjadi kronis karena beberapa sifat buruk manusia. Sebut saja berburuk sangka atau menduga-duga karena itu bagian dari dusta.
Lalu Zaidul Akbar juga mengatakan tentang ketidakstabilan emosi seseorang yang menyebabkan seseorang menderita sakit parah. Sebut saja kanker, tumor hingga hipertensi.
Tak hanya berkaitan dengan amarah dan dendam, emosi dalam pandangan Zaidul juga berkaitan dengan hawa nafsu untuk makan secara berlebihan.
Akibatnya, kini banyak orang yang bermasalah dengan kesehatannya padahal umurnya masih dalam kategori usia produktif.
“Saya melihat, sekarang ini jutaan orang sedang berada di jurang kehancuran kesehatannya, gara-gara sampah emosi yang berlebihan yaitu gara-gara salah makan, salah pikir dan salah emosi,” ucap dr Zaidul Akbar dikutip melalui channel Yoube-nya.
Dokter keturunan Arab ini juga menerangkan, jika emosi dan penyakit hati selalu dipupuk di dalam hati, maka perlahan sampah mental tersebut akan menggerogoti kesehatan dan fisik seseorang.
Ia mencontohkan, sampah emosi yang paling banyak dilakukan kaum wanita pada umumnya adalah ghibah dan fitnah.
Kebiasaan ini tanpa disadari muncul saat berkumpul dengan teman atau saudara hingga muncul permasalahan baru seperti berburuk sangka atau suudzon hingga menduga-duga suatu hal yang belum kita ketahui fakta sebenarnya.
“Coba bayangkan kalau sudah terjadi kesalahan emosi, salah perasaan dan salah makan, ya sudah selesai! Semua tubuhnya sakit, raganya menderita juga ruh, jiwa dan hatinya juga menderita,” ungkapnya.
Menurut Zaidul Akbar, hanya sabar dan ikhlas saat kita mendapatkan ujian kebencian dari seseorang.
Terlebih saat kita menjadi bahan ghibah, Zaidul hanya menyarankan untuk membalasnya dengan ilmu Alquran, yakni diam dan berserah diri kepada Allah SWT.
“Jadi kalau ada orang yang ngomongin kita ya itu kan kalau enggak fitnah ya ghibah dua-duanya dosa besar. Kalau ada orang yang misalkan ghibahin kita saya Bahagia. Nanti waktu hari perhitungan Anda tinggal ngomong sama Allah, Ya Allah saya mau pahala hajinya dia karena dia menggibah saya, selesai,” katanya.
Ia juga menjelaskan semua yang berhubungan dengan emosi, baikannya di kembalikan kepada agama.
“Maaf, ikhlas, sabar, dan mengerti tentang perhitungan akhirat sehingga kita bisa lebih bebas,” ucapnya.
Zaidul pun mengungkapkan, kebiasaan denda juga bisa menjadi pemicu atau biang keladi penyakit tumor hingga berbagai jenis kanker.
“Catat baik-baik, jadi kalau anda ketemu dengan orang tumor dan kanker, beri tahu saja pertama kali yang harus dia lakukan adalah rilis sampahnya emosinya dulu nanti coba lihat nih reaksinya gimana,” jelasnya.
Bahkan Zaidul juga mengingkatkan untuk hati-hati dengan istilah baper alias bawa perasaan yang saat ini marak di Indonesia.
“Baper itu bisikan setan, makanya minta sama Allah dikuatkan hati karena hidup kita tidak mungkin tidak ada masalah. Apalagi di rumah tangga pasti ada masalah karena sebenarnya dunia adalah ujian buat nabi Adam dulu tinggal makan ambil mau apa tinggal datang itu benda masuk ke dunia bagi manusia, sejak Nabi Adam diturunkan ke bumi,” tukasnya.*