SuaraBandung.id - Nama Bu Eny menjadi sorotan lantaran kondisi yang sangat mengkawatirkan saat ini.
Kemunculan Bu Eny ini tak lain sangat era kaitannya dengan sosok sang anak bernama Tiko.
Sebelum mengalami depresi, rupanya Bu Eny disebut-sebut bukan wanita biasa.
Terlebih Bu Eny memiliki jabatan menteran dan kebiasaan yang kerap jadi soroton tetangganya.
Sebelum mengalami depresi, Bu Eny ini rupanya termasuk wanita sukses dalam berkarier.
Dari berbagai sumber yang dihimpun, Bu Eny ini sempat menduduki jabatan luar biasa dan terbilang mentereng.
Ibunda Tiko ini sebelum mengalami tekanan hingga depresi rupanya memiliki jabatan moncer, yakni sebagai direktur.
Hal itu diungkap satu anggota keluarga, yang mengatakan jika Bu Eny adalah mantan direktur di sebuah perusahaan ternama.
Dengan jabatan tinggi di perusahaannya, Bu Eny memiliki kebiasaan yang selalu jadi sorotan tetangga.
Baca Juga: Hubungan Terpaut Usia 15 Tahun, Ibu Sabda Ahessa Beberkan Seperti Apa Wulan Guritno
Siapa sangka dengan jabatannya yang tinggi ini, Bu Eny dikenal sebagai wanita baik dan selalu berbagi dengan sesama.
Dan kebiasaan Bu Eny ini masih sering dilakukan meski saat ini dalam perawatan di RSJ.
Anggota keluarga yang tidak menyebutkan namanya ini menjelaskan jika Bu Eny mantan Presiden Direktur disebuah PT kenamaan.
Bahkan dia memperlihatkan satu kartu nama usang yang memperlihatkan nama lengkap Bu Eny dengan gelar Doktoranda.
"Dia itu presiden direktur, saya punya kartu namanya dulu Doktoranda Eni Sukaesih Presiden direktur PT apa gitu," kata dia yang mengaku kerabat dekat Bu Eny.
Sosok keseharian Bu Eny kata dia dikenal baik dan suka berbagi.
"Ibu Eny itu kesehariannya baik, selalu berbagi," terangnya.
Bahkan di masa lalu, dia mengaku sering meliha Bu Eny membawa barang-barang pentik seperti yang dilakukan para pejabat di perusahaan saat ini.
Dan kebiasaan Bu Eny teresebut hingga saat ini masih terlihat meski dirinya ada dalam perawatan RSJ.
"Kalau dia ke sekolah dia bawa semua barang-barang," jelasnya.
"Mangkanya kemarin waktu dia dibawa ke RSJ itu tasnya yang sehari-hari dibawa,mangkanya selalu dia bawa," bebernya. (*)