SuaraBandung.id - Berikut adalah pengakuan Venna Melinda tentang bagaimana dirinya lolos dari maut atas dugaan KDTR yang diduga dilakukan suaminya sendiri, Ferry Irawan.
Venna Melinda masih ingat betul bagaimana dirinya nyaris meregang nyawa di tangan Ferry Irawan.
Akan tetapi demi menyembuhkan diri sendiri dari trauma dugaan KDRT, Venna Melinda mengaku ingin melupakan kejadian mengerikan tersebut.
Dia menyadari, yang dibutuhkan dirinya saat ini adalah ketenangan dalam menapaki hidup dan menjalani proses gugatan perceian.
Diakui Venna Melinda apa dialaminya atas perlakuan kasar Ferry Irawan membuat dirinya ketakutan dan trauma berat.
Venna Melinda merasa trauma hingga saat ini dan berusaha melupakan kejadian yang mengerikan tersebut.
Secara terus terang, Venna Melinda masih merasakan ketakutan setiap kali akan tidur.
Meski dirinya sudah mengunci pintu kamar dan rumah, akan tetapi rasa takut akan datangnya Ferry Irawan terus menghantuinya.
Dia sangat tajut jika tiba-tiba saja Ferry Irawan masuk ke dalam kamar dan menyakitinya.
Baca Juga: Bantah Kabar Tidak Memberi Nafkah, Ferry Irawan: Semua Penghasilan Masuk ke Rekening Istri..
"Semakin saya mengingat kejadian itu (dugaan KDRT) semakin saya deg-degan," kata Venna Melinda seperti dikutip dari InsertLive, Senin (16/1/2023).
"Setiap malam saya tidur, saya bangun lagi buat cek pintu. Udah dikunci apa belum," ucapnya lagi.
"Saya tidur menangis sampai dua hari ini. Merasa kalau jiwa saya masih trauma," kata Venna Melinda.
Dia merasa sangat ketakutan untuk tidur, dan anehnya selalu bangun tidur dalam kondisi tidak ingat apapun hingga bertanya pada diri sendiri tentang keberadaannya.
"(Setelah kejadian KDRT) Hari ketiga, keempat, dan kelima, sampai hari kedelapan sudah mulai kayak di film-film," ucap Venna Melinda.
"Jadi setiap bangun tidur itu aku nanya 'di mana ini?' Atau 'ini ada siapa di sebelah saya?" katanya.