SuaraBandung.id – Turki dan Suriah dilanda musibah gempa dengan magnitudo 7,8 pada Senin (6/2/2023).
Akibat musibah gempa tersebut belasan ribu jiwa menjadi korban, dan dua WNI dikabarkan pula menjadi korban.
Ustadz Dennis Lim mengungkap hal yang harus dilakukan saat gempa terjadi.
Seperti dikutip dari TikTok @kohdennislim pada Kamis (9/2/2023) berikut penjelasannya.
Ustadz Dennis Lim menceritakan saat terjadi gempa pada tahun 2019 lalu.
Gempa terjadi usai adzan Magrib, dan saat terjadi orang-orang berhamburan keluar rumah dengan memanngil nama Allah.
“Allah mengguncangkan buminya atau gempa bumi, sontak semua orang lari meninggalkan rumah, bangunannya, persamaannya cuma satu mereka semua sama-sama inget Allah, manggil-manggil Allah,” jelasnya.
Namun jangan sampai saat musibah terjadi dan memanggil Allah, saat Allah memanggil dengan suara adzan, hal itu tidak dihiraukan.
“Saat adzan Isya berkumandang, orang-orang tersebut masih saja berdiam diri dan malah mempertanyakan mengapa gempa itu terjadi,” lanjutnya.
Padahal berbicara gempa sudah dijelaskan didalam Quran Surat Al Fajr ayat 21-24.
Artinya: “Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut, dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini".
Untuk itu, Ustadz Dennis Lim menyebutkan bahwa setiap terjadi bencana gempa yang harus dilakukan adalah bertobat pada Allah SWT.
Sumber: TikTok @kohdennislim