Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Vania Rossa

Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
Program edukasi siaga bencana di FMIPA UI, Depok. (Dok. TOA)
baca 10 detik
  • Dosen Universitas Indonesia menekankan pentingnya mengubah pengetahuan literasi kebencanaan menjadi tindakan nyata bagi masyarakat di Indonesia.
  • Universitas Indonesia dan TOA Indonesia meluncurkan program edukasi siaga bencana bagi 5.000 siswa sekolah dasar rawan bencana.
  • Program ini menyediakan materi animasi dan sistem komunikasi darurat untuk membentuk kebiasaan evakuasi yang cepat serta tepat.

Suara.com - Literasi kebencanaan di Indonesia dinilai masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam mendorong masyarakat untuk tidak hanya memahami informasi, tetapi juga mampu bertindak saat situasi darurat terjadi.

Dosen Geologi & Geofisika FMIPA Universitas Indonesia (UI), Asri Oktavioni Indraswari, menegaskan bahwa kesenjangan antara pengetahuan dan aksi masih menjadi pekerjaan rumah dalam upaya mitigasi bencana di Tanah Air.

“Tantangan terbesar dalam literasi kebencanaan bukan hanya pada penyampaian informasi, tetapi pada bagaimana masyarakat mampu menerjemahkannya menjadi tindakan,” ujarnya dalam acara peluncuran program edukasi siaga bencana di FMIPA UI, Depok.

Menurut Asri, pendekatan edukasi perlu dirancang lebih aplikatif dan kontekstual agar mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Karena itu, UI mengembangkan materi berbasis riset dan praktik lapangan, dengan merujuk pada berbagai studi internasional, termasuk dari Research Institute of Disaster Science (IRIDES) Tohoku University, Jepang.

Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi antara UI dan TOA Indonesia dalam program “When Knowledge Meets Readiness”, yang menyasar 5.000 siswa sekolah dasar di wilayah rawan bencana. Salah satu inisiatif utamanya adalah peluncuran dua video animasi edukasi berjudul “Aku Harus Apa?” yang mengangkat skenario kebakaran, gempa bumi, dan tsunami.

Melalui pendekatan visual yang sederhana, materi tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak memahami langkah-langkah respons yang tepat saat terjadi bencana. Dengan begitu, edukasi tidak berhenti pada teori, tetapi juga membentuk kebiasaan bertindak cepat dan tepat sejak dini.

Selain edukasi, program ini juga mendorong penerapan sistem komunikasi darurat di lingkungan sekolah. Dukungan teknologi dari TOA Indonesia diharapkan dapat memperkuat sistem peringatan dini serta mempercepat penyampaian instruksi evakuasi saat kondisi darurat.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 4.700 kejadian bencana sepanjang 2025. Angka tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan masyarakat harus terus diperkuat, tidak hanya melalui informasi, tetapi juga melalui latihan dan pemahaman yang aplikatif.

Ke depan, kolaborasi antara UI dan TOA Indonesia diharapkan dapat menjangkau lebih banyak daerah dan memperluas dampak edukasi, sehingga budaya siaga bencana dapat terbentuk secara lebih kuat di tengah masyarakat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×