bandung

Gemar Cari Kejelekan Orang Lain adalah Ciri Manusia yang Busuk Hatinya? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini

Suara Bandung Suara.Com
Kamis, 23 Februari 2023 | 20:59 WIB
Gemar Cari Kejelekan Orang Lain adalah Ciri Manusia yang Busuk Hatinya? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini
Buya Yahya jelaskan cara kita terhindar dari ciri orang yang busuk hatinya. (Youtube/Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Benarkah ketika ingin Allah SWT menjaga dan menutup aib kita, selayaknya kita harus menutup aib orang lain? Lantas, bagaimana caranya kita terhindar untuk menjaga aib orang lain? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.

Salah satu ciri orang yang busuk hatinya adalah orang yang gemar menjelek-jelekkan orang lain, bahkan paling pandai mencari kesalahan manusia lainnya.

Hal tersebut dikatakan oleh Buya Yahya dalam ceramahnya di Al-Bahjah TV pada hari Sabtu (18/1/2023). Video berdurasi sekitar 28 menit kurang itu menjelaskan terkait ciri-ciri orang busuk hati dan hasad.

Di mana jika kebiasaan tersebut masih terus dilakukan, selain dosa besar, maka berpeluang pula untuk Allah SWT membuka aib orang tersebut dan merendahkannya di dunia sebelum di akhirat.

"Orang yang suka mencari kejelekkan orang lain itu sebenernya karena memang hatinya jelek. Matanya kotor. Bisanya cuma mencari kesalahan orang. Maka sesungguhnya kalau orang kerjaannya mencari kejelekkan oran, memang dirinya jelek," tegas Buya Yahya.

Kebiasaan tersebut memang sangat gampang kita lakukan dan cukup susah untuk dihindari. Bahkan tak jarang, kita lebih bisa melihat aib orang lain daripada aib diri sendiri.

Padahal, orang yang suka membongkar aib orang lain maka berpeluang dibongkar pula aibnya oleh Allah SWT. Dan ia akan direndahkan oleh Allah, bahkan di tengah-tengah keluarganya.

"Akhirnya tidak terhormat di kalangan ibunya, di kalangan anaknya, di kalangan saudaranya. Makanya jangan biasa deh kita mencari-cari kejelekkan orang," jelas Buya.

Ia menyarankan apabila tidak sengaja melihat kesalahan dan kejelekan orang lain, maka layaknya kita bersedih dan mendoakan kebaikan untuk orang tersebut.

Baca Juga: Rekam Jejak 'Nakal' Kompol Kasranto: Jual Sabu, Uangnya Buat Nafkahi Anak Istri

"Karena sesama umat Nabi Muhammad SAW, kalau Anda tidak sedih, berarti iman Anda yang keropos. Apalagi kalau sampai bertepuk tangan? Kalau sudah sedih, tumpangi dengan doa: Ya Allah semoga berita itu tidak benar, kalau benar, ampuni dia ya Allah dan tutup aibnya," paparnya.

Berdasarkan contoh dan penjelasan Buya, kebiasaan mencari kesalahan orang lain akan berefek pada perbuatan dosa lain. Seperti merasa senang saat orang lain membuat kesalahan hingga menyebarkan aibnya.

Padahal tiga hal itu termasuk tiga dosa besar yang dibenci oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ia kembali mengatakan bahwa untuk mendoakan orang-orang yang kesalahan hingga aibnya tak sengaja kita lihat. (*)

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI