SuaraBandung.id - Dua minggu yang lalu, tepatnya tertanggal 16 Februari 2023, kanal Youtube Public investment Fund mempersembahkan proyek baru yang akan digarap oleh Arab Saudi untuk ikon baru Riyadh lewat video yang diunggahnya.
Proyek pembangunan gedung pencakar langit yang direncanakan akan setinggi 400 meter itu lantas tersebar ke seluruh mancanegara dan menjadi viral.
Lewat video rekayasa desain yang diunggah di Youtube tersebut, memperlihatkan gedung raksasa yang menyimpan banyak sekali kemewahan serta teknologi canggih.
Namun yang menjadi perhatian masyarakat dunia termasuk Indonesia adalah gedung raksasa tersebut menyerupai Ka’bah dengan bentuk kubus sempurna.
Meskipun dalam bangunan kubus itu terdapat bangunan-bangunan megah lagi di dalamnya, namun tampak depan yang diperlihatkan dalam video tersebut merupakan bangunan-bangunan yang ditutup lagi oleh kubus raksasa.
Proyek yang sudah menjadi viral tersebut lantas melahirkan banyak pertanyaan dari warganet. Dan bagaimana tanggapan islam tentang gedung pencakar langit yang menyerupai ka’bah.
Prof. Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya kemudian memberikan tanggapannya dalam video Youtube Al-Bahjah TV.
“Boleh kalau bukan untuk menandingi Ka’bah sesungguhnya. Di Majalengka, Kuningan, Cirebon juga ada Ka’bah. Tapi untuk manasik haji, di TK juga sama, niatnya untuk manasik haji,” ungkap Buya.
Beliau juga menyebut bahwa pada zaman dulu sudah ada yang membangun gedung untuk menandingi Ka’bah. Tapi ternyata tidak laku. Yaitu Abrahah, di Negeri Yaman.
Baca Juga: 5 Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat selama Musim Hujan dan Musim Banjir
Buya Yahya juga menyangkut pautkan proyek ini dengan kisah nabi dalam Al-Qur’an yaitu surah Al-Fil. Dimana Abrahah dengan pasukan gajahnya yang hendak menghancurkan Ka’bah asli di Makkah.
Tapi mereka tak gentar, sebab Ka’bah yang asli adalah milik Allah Swt.
“Yang menjaga Ka’bah adalah yang punya Ka’bah. Maka Ka’bah akan terjaga. Sebaliknya, Ka’bah tiruan akan hancur, begitu pula yang membangunnya, semuanya akan hancur,” jelas Buya.
Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa semua bangunan yang berbentuk kotak tidak bisa langsung dikatakan itu Ka’bah tiruan.
Sebagaimana yang diketahui rata-rata bangunan di Arab Saudi itu berbentuk kotak, tidak ada genteng atau lengkungan.
“Tapi jika proyek tersebut memang berniat untuk menandingi Ka’bah, maka hancur, lihat saja.” (*/Alina)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV berjudul 'Kabah Baru' The Mukaab, Proyek Baru di Arab Saudi | Buya Yahya dan Youtube Public investment Fund berjudul The Mukaab: A Gateway to Another World