SuaraBandung.id - Di tengah-tengah keruhnya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio kepada David Ozora, kini kembali beredar rumor baru.
Bahwa Mario Dandy panik akhirnya mengaku bahwa dirinya dijebak, usai Kapolri menggertak meja tiga kali.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal Youtube Kabar Politik (@kabarpolitik1736) berjudul "Ngeri.. Kapolri Gertak Meja 3 Kali, Mario Dendy Panik Akui Di Jebak."
Video yang diunggah pada hari Minggu (5/3/2023) itu berdurasi sekitar 10 menit, 5 detik, dengan thumbnail foto seorang lelaki berbaju tahanan sedang duduk di hadapan para polisi.
Serta, diberikan tulisan berbunyi: "Breaking News.!! 3 Jam Di Introgasi Kapolri, Pengakuan Mario Dandy Mengejutkan, Saya Di Jebak Pak."
Isi video menampilkan cuplikan-cuplikan keterangan perkembangan penganiayaan Mario Dandy.
Mulai dari keterangan pihak Polda Metro Jaya, penilaian dari pakar mikroeskpresi, keterangan pengacara Shane, hingga keterangan dari kakak Agnes.
Tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran dari video berjudul "Ngeri.. Kapolri Gertak Meja 3 Kali, Mario Dendy Panik Akui Di Jebak," itu dan tidak menemukan narasi sesuai judul.
Baca Juga: Sinopsis Film Stand by Me: Rilis Tahun 1986, Kembali Populer Setelah Tayang di Netflix
Seperti yang telah ditampilkan dalam konten, narator hanya memberikan cuplikan tersebut di atas, serta narasi terkait informasi perkembangan kasus penganiayaan dan cerita klarifikasi kakak dari Agnes.
Selebihnya, nama Kapolri yang digunakan sebagai judul hingga thumbnail konten, sama sekali tidak dibahas di dalam video.
Tidak ada kabar valid dari media apapun yang hingga saat ini mengatakan bahwa Kapolri menggertak meja, sehingga membuat Dandy mengaku dirinya dijebak.
Kesimpulan:
Dari analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa konten yang diunggah oleh kanal Youtube Kabar Politik (@kabarpolitik1736) adalah HOAX.
Isi video sama sekali tidak membahas tentang pengakuan Dandy yang merasa dijebak, apalagi campur tangan Kapolri untuk membuat tersangka buka suara.