SuaraBandung.id - Beredar video isak tangis Putri Candrawathi, saat mendengar kabar suaminya Ferdy Sambo meninggal dunia akibat serangan jantung.
Sebelumnya di dalam video tersebut, narator menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ferdy Sambo:
“Semoga ditetapkan disisi Allah SWT dan mengampuni segala dosa dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan aamin,” dikutip Kanal YouTube Simak Berita Populer, Selasa (14/3/23).
Terkait kasus pembunuhan berencananya, terhadap ajudannya sendiri yaitu Brigadir J, usut terdengar kabar Ferdy Sambo meninggal di penjara, karena serangan jantung, kini menjadi sorotan publik.
Kabar tersebut diunggah dari Kanal YouTube Simak Berita Populer beberapa waktu lalu, dengan judul;
“Merinding! Putri Candrawati Mengantar Jenazah Sambo Di Perisirahatan Terakhir,” video itu berdurasi 2 menit 57 detik dan telah ditonton 4 ribu kali.
Berdasarkan hasil penelusuran video itu oleh tim bandung.suara.com, rupanya hanya menampilkan potret pemakaman layaknya anggota kepolisian yang telah meninggal dunia.
Hingga saat ini tidak ada informasi atau fakta valid terkait kematian Ferdy Sambo.
Dalam video hanya terlihat potret pengantaran jenazah tetapi bukan jasadnya Ferdy Sambo, seolah hanya untuk meramaikan penonton.
Narasi dalam video sengaja dibuat sensasional supaya menarik netizen.
Serta akhir video tidak ada sama sekali berita yang mengabarkan bahwa Ferdy Sambo meninggal di dalam penjara akibat sakit jantung.
Kesimpulan:
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa Ferdi Sambo meninggal di dalam penjara karena sakit jantung adalah tidak benar alias HOAX.
Catatan:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*/Alina)
Sumber: Kanal YouTube Simak Berita Populer