SUARA BANDUNG - Arteria Dahlan sempat menyebutkan bahwa dirinya siap mundur dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat rapat komisi III DPR yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Pernyataan dari Arteria Dahlan itu adalah buntut dari perseteruannya bersama Mahfud MD selama rapat berlangsung.
Namun dikabarkan bahwa pernyataan mundur dari jabatan oleh Arteria Dahlan di hadapan Mahfud MD dan anggota DPR lainnya karena ia takut korupsinya terbongkar.
Hal ini dikabarkan oleh kanal YouTube GARUDA NEWS yang mengunggah video dengan thumbnail gambar Arteria Dahlan, Mahfud MD, dan Presiden Jokowi sedang duduk bersama.
Dalam thumbnail juga bertuliskan “MAU HILANGKAN JEJAK KORUPSI ARTERIA DAHLAN SIAP PAMIT DARI KURSI DPR.”
Sedangkan judul video yang diunggah pada (6/4/2023) itu bertuliskan “AKHIRNYA ARTERIA DAHLAN MENYERAH MUNDUR DARI DPR, TAKUT KORUPSI TERBONGKAR.”
Dalam video berdurasi 8:06 itu narator menyebutkan bahwa sebelum rapat mengenai kejanggalan transaksi 300 triliun di Kementerian Keuangan, beberapa anggota DPR termasuk Arteria Dahlan mengkritik Mahfud MD.
Mereka menyebutkan bahwa Mahfud MD seharusnya tidak menyebutkan soal transaksi 300 triliun di Kementerian Keuangan kepada publik.
Lalu narator menyebutkan perseteruan panas antara Mahfud MD dan Arteria Dahlan selama rapat soal kejanggalan transaksi 300 triliun di Kementerian Keuangan.
Selebihnya narator dalam video justru membahas harta kekayaan Arteria Dahlan dan menyebutkan bahwa ia belum melaporkan harta kekayaannya tersebut kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) selama tiga tahun terakhir.
Tidak ada pembahasan mengenai mundurnya Arteria Dahlan dari DPR karena takut korupsinya terbongkar dari awal hingga akhir video.
KESIMPULAN :
Berdasarkan penelusuran tim bandung.suara.com (6/4/2023), apa yang dinarasikan dan ditayangkan oleh kanal YouTube GARUDA NEWS tidaklah benar alias hoax.
Tidak ada penayangan atau pernyataan valid dalam video mengenai Arteria Dahlan mundur dari DPR karena takut perbuatan korupsinya terbongkar.