SUARA BANDUNG - Buntut dari permasalahan Rafael Alun Trisambodo yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, membuat Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) semakin diselidiki.
Mahfud MD menemukan dugaan korupsi sebesar 349 triliun rupiah di dalam Kemenkeu, hal ini membuat semua lapisan gempar.
Sehingga terjadi ketegangan panas Mahfud MD dengan beberapa Anggota Komisi 3 DPR. Ketegangan terjadi dalam rapat bersama Anggota Komisi 3 DPR terkait transaksi janggal 349 triliun di wilayah Kemenkeu.
Hingga akhirnya terdapat kabar bahwa Mahfud MD umumkan langsung nama Anggota DPR yang terlibat korupsi. Lantas benarkan kabar menggemparkan tersebut?
Diketahui kabar resmi Mahfud MD umumkan langsung nama Anggota DPR yang terlibat korupsi tersebut dari kanal YouTube RODA POLITIK.
“Diumumkan Langsung Di Depan Media, Mahfud MD Sebut Nama-nama Anggota DPR yang Terlibat Korupsi” tulis dalam judul video tersebut.
Untuk mengetahui kebenaran tersebut kita cek faktanya disini, apakah benar bahwa Mahfud MD telah mengumumkan nama-nama Anggota DPR yang terlibat korupsi tersebuut?
Video tersebut berdurasi 8.06 detik. Setelah dilihat dan disimak secara seksama, di dalam video tersebut tidak terdapat informasi seperti yang dimaksud dalam judul maupun thumbnail video tersebut.
Dalam video tersebut hanya menjelaskan Mahfud MD mengungkap bahwa masalah korupsi di Indonesia banyak terjadi diberbagai sektor.
Baca Juga: Ngaku Bersahabat, Ini Penjelasan Johanis Tanak Soal Chat ' Main Belakang Layar' Dengan Pejabat ESDM
Akan tetapi sampai akhir tidak ada sama sekali Mahfud MD mengumunkan nama Anggota DPR yang terlibat korupsi.
KESIMPULAN :
Berdasarkan penelusuran tim bandung.suara.com (11/04/23), apa yang dinarasikan dan ditayangkan oleh kanal YouTube RODA POLITIK tidaklah benar alias hoax.
Tidak ada penayangan atau pernyataan valid dalam video mengenai Mahfud MD yang mengumumkan nama-nama yang terlibat dalam kasus korupsi 349 triliun rupiah.
Catatan Redaksi:
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.