SUARA BANDUNG - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan terhadap mahasiswa bernama Ken Admiral viral di media sosial.
Kasus tersebut terjadi pada Minggu (11/12/22) lalu. Lantaran korban yang menagih kerugian yang dialaminya pada pelaku yang merupakan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan.
Meski kasus penganiayaan oleh anak AKBP Achiruddin ini dikabarkan sempat tertunda, kini netizen kembali memviralkan kasus tersebut lewat linimasa twitter.
Melihat reaksi cepat tanggap oleh netisen dan juga Kapolda Sumut, pihak keluarga korban penganiayaan anak AKBP Achiruddin Hasibuan pun akhirnya buka suara.
Selebtweet Hera Loebis lewat akun twitternya @heraloebss (26/4/23) mengunggah sebuah video yang menampilkan pihak keluarga korban penganiayaan oleh anak AKBP Avhiruddin.
Dalam video tersebut, pihak keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Sumut dan juga netizen Indonesia yang sudah memviralkan kasus penganiayaan yang menimpa keluarga mereka.
"Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolda Sumatra Utara. Alhamdulillah mudah-mudahan ini terus berkelanjutan. Dan terima kasih juga netizen Indonesia," ungkap pihak keluarga dalam video tersebut.
Imbas dari kasus penganiayaan tersebut, kini AKBP Achiruddin Hasibuan telah dicopot dari jabatannya sebagai Kaur Bin Ops Satnarkoba Sumatra Utara karena terbukti melanggar kode etik polisi republik Indonesia (polri) lantaran membiarkan kasus penganiayaan tersebut terjadi. (*)
Sumber berita: twitter @heraloebss
Baca Juga: Beda Pengakuan AKBP Achiruddin vs Ibu Ken Admiral Soal Penganiayaan