SUARA BANDUNG - Baru-baru ini viral terkait seseorang Non Muslim yang makan kerupuk babi di restoran baso halal, sampai-sampai ditanyakan kepada Buya Yahya.
Pertanyaan yang dilontarkan kepada Buya Yahya terkait krupuk babi yang dimakan Non Muslim di tempat baso halal itu melainkan barang dari pemilik baso halal tersebut dihancurkan.
Barang yang dihancurkan pemilik baso halal tersebut guna menjaga kualitas halal tersebut, dan hal tersebut ditanggapi Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, hal tersebut merupakan bentuk kesadaran beragama, walaupun disadari oleh orang awam.
Tetapi, menurut Buya Yahya bahwa orang awam itu kadang suka kurang bagus dalam mengambil keputusan, terkait kasus yang menimpanya.
"Orang awam yang punya kesadaran beragama mulai tumbuh di dalam hatinya. Akan tetapi, karena mereka orang awam sehingga kadang solusi yang diambil tentang sebuah permasalahan kurang elok," ucap Buya Yahya dikutip, Senin (24/7/2023).
Menurut Buya Yahya, kurang bagus dalam penyelesaian terkait orang awam tersebut merupakan tidak belakarnya atau tidak berguru.
Bahkan menurut Buya Yahya, orang awam yang menghancurkan barangnya tersebut bisa jadi berguru kepada yang salah.
Karena menurut Buya Yahya, jikalau ada ketidak sengajaan walaupun itu haram maka tidak termasuk dosa.
Baca Juga: Album ISTJ Tembus 3,65 Juta Copy, NCT Dream Raih Triple Million Seller ke-3
Tidak hanya itu, Buya Yahya menegaskan bahwa tidak seharusnya umat Muslim memaksakan, karena posisi orang tersebut merupakan tidak tahu.
"Maka yang sudah anda makan, nggak ada dosa bagi anda. Nggak usah dipaksain anda mengeluarkan dari perut anda, wong anda nggak dosa. Waktu makan anda tidak tahu, karena anda anggap itu adalah bakso sapi," jelasnya Buya Yahya dalam perumpamaannya ketika menghadapi kasus seperti itu. (*)
Sumber: Youtube Al Bahjah TV