SUARA BANDUNG – Michelle Ashley ungkapkan dirinya menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya.
Usai terjadiannya kejadian yang melukai kesehatan mentalnya Michelle Ashley, justru sang ibunda tidak memberikan pembelaan apapun tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh suaminya.
Pinkan Mambo merasa terganggu usai putrinya membuat pengakuan menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Steve Wantania pada saat usianya masih 12 tahun.
Mendengar kabar putrinya mengaku menjadi korban pelecehan seksual, Pinkan Mambo menangis empat hari.
Bahkan dirinya enggan untuk mengikuti beberapa berita yang tersebar mengenai kasus yang dialami oleh putrinya.
"Sangat-sangat kecewa makanya saya udah nangis empat hari saya pun enggak berani nonton Michelle Ashley ngomong apa. Karena saya enggga mau ngeracunin hati saya," kata Pinkan Mambo saat ditemui oleh awak media di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (31/7/2023).
Pinkan mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui kronologis kejadian yang menimpa putrinya.
Pada saat kejadian tersebut, Pinkan sedang mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangganya, beserta anak-anaknya.
"Ya saya engga tau. Karena pas kejadian itu saya enggak melulu di rumah, saya harus banting tulang. Dari dulu saya menikah dengan suami yang ini, saya selalu biayain rumah tangga," jelas Pinkan Mambo.
Baca Juga: Modal Rp 1.000 Bisa Ikut Lelang Handphone Samsung Baru, Begini Caranya
Michelle Ashley mengungkapkan bahwa Pinkan sampai saat ini masih memojokkan dirinya akibat ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual suaminya.
"Sampai sekarang pun, mamih tuh masih bisa mempojokkan aku dan aku masih ngebela dia (Pinkan Mambo)," kata Michelle Ashley dalam podcast Feni Rose Official, Senin (31/7/2023).
Michelle mengaku dirinya sudah memaafkan ayah tirinya yang telah melecehkan dirinya, namun ia masih memiliki trauma yang sampai saat ini belum bisa dilupakan.(*)