SUARA BANDUNG - Beberapa hari warga dikejutkan dengan aktivitas tengah malam di Gegerkalong Bandung, bahkan sampai viral.
Diduga aktivitas yang dilakukan pada malam asyuro 2023 adalah kegiatan sesat, tapi hingga artikel ini terbit, belum ada pernyataan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai hal tersebut.
Video dugaan penyembahan pada setan di Gegerkalong Bandung viral di berbagai media sosial. Sampai akhirnya banyak narasi liar menceritakan tentang sebuah tempat yang berada di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.
Wilayah pemukiman di sekitar Gegerkalong terlihat padat, banyak warga tinggal di sana.
Lantas bagaimana suasana pagi di Gegerkalong, Sukasari, Bandung? Simak ulasan yang telah dirangkum rim Suara Bandung.
Jauh sebelum viral mengenai tempat diduga penyembahan aliran sesat di Gegerkalong. Aktivitas pagi warga di sekitar sana cukup ramai kondusif.
Normal seperti pada umumnya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Experinesia, (2/8). Banyak warga hendak berangkat kerja.
Lalu lintas cukup ramai dengan dilalui kendaraan roda dua dan empat. Selain itu beberapa warga membeli sarapan.
Terpantau juga sejumlah orang tua mengantar anaknya ke sekolah, dan tidak ada aktivitas aneh yang menjerumus ke aliran sesat.
Baca Juga: Ukuran Lapangan Sepak Bola Standar Nasional dan Internasional Sesuai FIFA
Beberapa pedagang juga ada di pinggir bahu jalan, tak ketinggalan juga angkutan umum berwarna hijau sedang menunggu penumpang.
Tapi ada satu perilaku yang tak patut dicontoh, yakni parkir sembarangan di bahu jalan. Karena bisa menyebabkan kemacetan, mungkin Dinas Perhubungan Kota Bandung bisa memantau mengenai parkir liar.(*)