bandung

Curhat pada Deddy Corbuzier, Pinkan Mambo Dinilai Egois dan Hanya Peduli Diri Sendiri, Warganet: Narsistik

Suara Bandung Suara.Com
Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:45 WIB
Curhat pada Deddy Corbuzier, Pinkan Mambo Dinilai Egois dan Hanya Peduli Diri Sendiri, Warganet: Narsistik
Pinkan Mambo dinilai egois dan narsistik, usai curhat pada Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)

SUARA BANDUNG - Alih-alih mendapat pembelaan, Pinkan Mambo justru dinilai egois hingga memiliki karakter narsistik oleh warganet, usai curhat di podcast Deddy Corbuzier.

Dalam perbincangannya bersama Deddy Corbuzier, Pinkan Mambo tak membahas perihal pelecehan seksual yang dilakukan oleh suami keduanya kepada Michelle Ashley.

Pinkan Mambo justru mengatakan bahwa dirinya adalah ibu yang paling baik untuk Michelle Ashley dan menceritakan pengorbanannya untuk si putri pada Deddy Corbuzier.

Berkali-kali, Pinkan Mambo menyebut jika ia tak terima Michelle Ashley menudingnya sebagai ibu yang tidak baik.

Ia juga menyebut, jika selama ini telah membanting tulang untuk membelikan segala kebutuhan Michelle, termasuk membayari uang sekolahnya.

Namun sayangnya, Pinkan nampak selalu tidak konsisten terhadap cerita yang ia lontarkan pada Deddy Corbuzier, hingga salah seorang warganet menilai sikap ibunda Michelle adalah ciri ibu toxic, egois dan narsistik.

"Dalam waktu 30 menit, Pinkan berkali2 mengeluarkan statement yang bertolak belakang. Anak pertamanya nakal nggak mau bantuin pekerjaan rumah, tiba2 jadi baik dan suka membantu pekerjaan rumah. Michelle anak yang kasar dan tidak bisa diatur, tiba2 jadi anak baik di akhir interview. Dia bilang dirinya ibu yg nggak baik, tiba2 berubah jadi ibu paling baik," komen @soulclawmachine****, dikutip dari kolom komentar kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (2/8/2023).

Warganet tersebut lantas menjelaskan panjang lebar analisanya, termasuk dugaan bahwa Pinkan acuh tak acuh terhadap kondisi anaknya sendiri.

"Dia acuh nggak acuh waktu membicarakan Michele dan pelecehan yg diterimanya. (No empathy, zero care, bisa dirasakan sendiri); Tapi waktu membicarakan dirinya sendiri, dia jadi berkaca2 dan sangat empatik/sedih. Kenapa? Ya karena orang ini sebetulnya hanya peduli/empati ke diri nya sendiri.," tulisnya.

Baca Juga: Shin Tae Yong Tegur Pemainnya yang Cengeng: Ngapain Nangis, Stop Menangis!

"Menurut saya, ini kasus klasik keluarga toxic. Ibu narsisistik, dan Michelle merupakan scapegoat/kambing hitam karena sifatnya berbeda dan memberontak," lanjutnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI