SUARA BANDUNG - Pinkan Mambo tumpahkan kesedihannya di hadapan Feni Rose dan mengaku selama 7 tahun lebih telah 'dibunuh' oleh seseorang.
Sembari menangis tersedu-sedu, Pinkan Mambo cerita pada Feni Rose bahwa ada sosok yang mencoba membunuh karakternya, hingga ia merasa sangat tertekan.
Dalam curhatannya pada Feni Rose tersebut, Pinkan Mambo menyebut jika selama ini seringkali difitnah hingga disalahkan oleh sosok itu.
"Udah mau mati kak rasanya, karena 7 tahun loh kak. Sembilan tahun, itu lebih kepada pembunuhan karakter. Mending aku mati langsung aja, tapi ini aku nggak mati tapi karakter aku dibunuh gitu. Kayak aku dibuat eror, aku tertekan lama, playing victim, dibilang aku yang salah. Padahal aku udah baik, mulia, jadi ibu yang baik," kata Pinkan Mambo, dikutip dari kanal YouTube Feni Rose Official, Minggu (6/8/2023).
"Lebih (dari 7 tahun), bukan cuma masalah anakku doang. Jadi udah jatuh, ketimpa tangga. Terus aku dibully orang se-Indonesia. Bukan salah MA, aku tahu dia sedih. Tapi aku juga mikir pampers hari ini, tagihan sekolah-sekolah yang masih nyicil," lanjutnya.
Perihal pengakuan MA bahwa Pinkan pernah menyebutkan akan memutarbalikkan fakta terkait kronologi pelecehan keluarganya, ia memiliki pembelaan lain.
Saat Feni Rose menanyakan tujuan dari lontaran Pinkan kala itu di depan anaknya sendiri, mantan rekan duet Maia Estianty menyebut tak ingin berfokus pada kasus yang telah selesai tersebut.
Dia pun memilih bungkam dengan maksud dari tujuannya mengatakan hal tersebut pada MA, tanpa menepis hal apapun.
Menurut Pinkan, tidak semua hal harus ia buka di publik, terlebih baginya kasus pelecehan yang dilakukan sang suami telah diadili di pengadilan.(*)