SUARA BANDUNG - Piala AFF U-23 2023 yang akan berlangsung di Thailand, mempertemukan Timnas Indonesia dengan Malaysia dalam grup B.
Selain Malaysia dan Timnas Indonesia U-23, Timur Leste juga akan menjadi lawan tanding skuad Shin Tae Yong di babak grup.
Secara stastisik, Malaysia dan Timnas Indonesia U-23 diunggulkan dalam grup ini.
Karena secara materi pemain hingga track record, baik Timnas Indonesia U-23 maupun Malaysia sama-sama bagus.
Apalagi Indonesia adalah tim pertama yang berhasil memenangi kejuaraan Piala AFF U-23 pada tahun 2019.
Namun, Shin Tae Yong harus mewaspadai kehebatan punggawa Harimau Malaya.
Terlebih, pada 2 sosok pemain Harimau Malaya yang bisa dikatakan memiliki potensi menyulitkan Timnas U-23, apabila dibawa oleh Malaysia U-23.
Dua pemain ini adalah Haqimi Azim dan Nooa Laine. Mereka masih berumur 20 tahun, tapi kemampuannya cukup diperhitungkan.
Haqimi Azim berposisi sebagai penyerang tengah, bermain untuk tim KL City FC Malaysia. Ia sudah pernah dipanggil oleh Timnas Malaysia Senior, namun belum pernah debut.
Baca Juga: Kontroversi Jambore Korea, Nama BTS dan Sejumlah Idol K-pop Terseret
Di Liga Malaysia, Haqimi bermain sebanyak 13 kali, dengan torehan satu assist.
Sedangkan Noaa Laine merupakan pemain keturunan Malaysia-Finlandia, kini bermain di tim SJK Seinajoki, Finlandia.
Nooa Laine berposisi sebagai gelandang serang, ia bisa bermain di gelandang tengah atau sentral.
Di Liga Finlandia, Nooa telah bermain sebanyak 13 kali, tanpa mencatatkan umpan gol maupun gol.
Meski demikian, Nooa memiliki kemampuan yang bagus, apalagi dia sudah dipercaya oleh pelatih untuk bermain di Timnas Senior.(*)