SUARA BANDUNG - Gali Freitas wonderkid asal Timur Leste sejauh ini menjadi pemain asing asal Asia Tenggara paling menonjol.
Usianya yang masih menginjak di umur 18 tahun, tak membuat Gali Freitas kesulitan untuk beradaptasi di Liga 1.
Bahkan sejumlah kontribusi nyata telah dilakukan oleh Gali Freitas, tercatat ia telah mengumpulkan 3 gol dari 8 pertandingan yang ia mainkan.
Hal itu membuat sebagian warganet menilai Gali Freitas adalah pemain muda berbakat yang layak dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.
"Naturalisasi Paulo Gali," tulis netizen, dikutip dari akun Instagram @blitznews_football, (15/8/2023).
"Naturalisasi aja nih pemain kasih duit 100m," ketik lainnya.
Tapi, benarkah Gali Freitas bisa dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia? Jika menilik dari regulasi FIFA.
Pemain yang telah bermain lebih dari 3 kali di Timnas Senior, maka tak bisa melakukan perpindahan Federasi.
Selain itu, Gali diketahui tidak memiliki garis keturunan Indonesia, meskipun dahulu Timur Leste menjadi bagian dari tanah air.
Baca Juga: Profil Panglima Jilah, Pendukung Jokowi dan Proyek IKN di Tanah Dayak
Dipantau dari laman Transfermarkt, Gali telah bermain sebanyak 9 kali, dengan catatan 1 gol. Oleh sebab itu ia tak bisa dinaturalisasi.(*)