Sejarah Jalan Braga Bandung yang Dulunya Tempat Nongkrong Pengusaha Kebun Teh Eropa

Suara Bandung

Sabtu, 23 September 2023 | 09:11 WIB
Sejarah Jalan Braga Bandung yang Dulunya Tempat Nongkrong Pengusaha Kebun Teh Eropa
Sejarah Jalan Braga Bandung yang sangat legendaris. (Dok. Suara Bandung/Khanif)

SUARA BANDUNG - Mengenal lebih dekat apa itu Jalan Braga Bandung, sebuah lintasan kendaraan yang dikelilingi oleh tempat perbelanjaan legendaris.

Jika menilik lebih jauh mengenai sejarah Jalan Braga Bandung, terbilang cukup unik dan menarik untuk ditelisik.

Filosofi Jalan Braga Bandung yang namanya sering berganti-ganti terkadang membuat masyarakat kebingungan. Mana versi yang benar.

Filosofi Jalan Braga Diambil dari Nama Penulis Naskah

Ada yang bilang nama Jalan Braga di Bandung diambil dari nama penulis naskah, yakni Theotila Braga (1834 – 1924). 

Memang dulunya kawasan Jalan Braga merupakan tempat persinggahan orang-orang Eropa, khususnya bagi perkumpulan drama bangsa Belanda yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1882 oleh Peter Sijthot, seorang Asisten Residen.

Jalan Braga yang Diambil dari Mitologi Bangsa Jerman

Siapa sangka, versi lain Jalan Braga mengatakan, kalau kawasan yang saat ini ikonik di Kota Bandung, namanya berasal dari salah satu dewa puisi dalam mitologi Bangsa Jerman.

Jalan Braga yang Diambil dari Jalan Tepi Sungai Sunda

baca juga

Di sisi lain, ahli sastra Sunda menyebut kata "baraga" merujuk pada sebuah jalan di tepi sungai,  ternyata , memang benar Jalan Braga Bandung terletak di tepi Sungai Cikapundung.

Jalan Braga Disebut Karrenweg atau Pedatiweg

Pedatiweg adalah sebuah jalan pedati yang berlumpur, sedangkan Karrenweg yakni akses jalan menghubungkan gudang kopi milik Andreas de Wilde (Balai Kota Bandung) dengan Jalan Raya Pos (Jalan Asia Afrika).

Suasana Jalan Braga dari Zaman sebelum Indonesia Merdeka hingga Kini

Sebelum Indonesia Merdeka, Jalan Braga Bandung merupakan sebuah pusat perbelanjaan ternama dan mewah, maka tak heran yang nongkrong di sana saat itu adalah orang kaya raya. Mayoritas adalah pengusaha kebun teh.

Oleh sebabnya, Braga dijuluki De meest Eropeesche winkelstraat van Indie atau komplek pertokoan Eropa paling terkemuka di Hindia Belanda, seperti dilansir dari Buku yang ditulis oleh Haryoto Kuto, Wajah Bandoeng Tempo Doeloe (1984).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Stasiun Bandung yang Sudah Ada Sejak Zaman VOC

Sejarah Stasiun Bandung yang Sudah Ada Sejak Zaman VOC

Bandung | Sabtu, 23 September 2023 | 08:26 WIB

6 Film Terbaik yang Pernah Dibintangi Marthino Lio, Beragam Genre

6 Film Terbaik yang Pernah Dibintangi Marthino Lio, Beragam Genre

Your Say | Jum'at, 22 September 2023 | 07:19 WIB

Reaksi Mengejutkan Yana Mulyana Usai Diberhentikan Tidak Hormat oleh Kemendagri

Reaksi Mengejutkan Yana Mulyana Usai Diberhentikan Tidak Hormat oleh Kemendagri

Jabar | Kamis, 21 September 2023 | 18:30 WIB

Terkini

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas

Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:00 WIB

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli

Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Sport | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Bali | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

×