Cuaca Panas di Bandung Bak "Lautan Api" Diprediksi Sampai November, Ternyata Ini Penyebabnya

Suara Bandung Suara.Com
Jum'at, 20 Oktober 2023 | 15:43 WIB
Cuaca Panas di Bandung Bak "Lautan Api" Diprediksi Sampai November, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi / Cuaca Panas di Bandung Diprediksi Sampai Bulan November [Shutterstock]

SUARA BANDUNG - Musim kemarau tak kunjung berakhir, cuaca panas di Bandung bak "Lautan Api". 

Ya, sejumlah warga di Bandung mengeluhkan suhu di wilayah yang terkenal dengan suhu dinginnya itu makin terasa panas

Bahkan di bulan Oktober 2023 ini, suhu di Bandung sempat mencapai 35 derajat celcius. Lantas apa penyebab suhu panas yang saat ini melanda sebagian besar wilayah Indonesia?

Dijelaskan oleh Erma Yulihastin, peneliti Brin itu mengungkapkan ada peningkatan trend naik dari bulan Juni hingga Oktober. 

"Di Bulan september ini kalau kita melihat data satu bulan penuh itu ada peningkat, ada tren naik dari bulan Juli, Agustus bahkan Juni 

Cuaca semakin panas terjadi pada bulan September hingga Oktober 2023, hal tersebut ternyata disebabkan karena minim awan. 

"Pertama karena minim awan, kita mengalami dry spell itu kalau bulan Agustus saja masih ada 3 hari hujan di Bandung," terang Erma. 

Cuaca ekstrim saat ini sedang terjadi di Bandung. Tak hanya panas saja, namun juga kering. 

"Sudah kering ditambah panas itulah yang sekarang sedang dialami di Bandung," tambahnya lagi. 

Baca Juga: Murni Buat Kurangi Impor LPG, Menteri ESDM Bantah Bagi-bagi Rice Cooker Gratis Kebijakan Politis

"Ini sebenarnya tidak umum terjadi dan tidak sesuai dengan klimatologisnya, mengapa karena kelembaban itu biasanya masih tinggi masih 70 persen, 60 persen sekarang 40," bebernya.

Dijelaskan lebih lanjut kejadian ini mirip seperti fenomena El Nino yang pernah terjadi pada tahun 1997, 2015, 2019, dan saat ini. 

Erma juga mengungkapkan cuaca panas saat ini belum berakhir dan diprediksi masih akan terus berlangsung hingga bulan November mendatang.

"maka masih berpotensi di bulan oktober, begitu kan November pun masih ada angin kemarau yang jadi dominasi," jelas peneliti Brin(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI