SUARA BANDUNG - Arsitek Borneo FC Samarinda Pieter Huistra, menganggap remeh taktik yang dijalankan arsitek Persib Bandung Bojan Hodak.
Menurut Pieter, dirinya telah mendalami berbagai aspek permainan Persib Bandung yang akan di hadapi Pesut Etam pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 pekan ke-16 2023/2024.
Pieter Huistra menyebut bahwa strategi permainan Persib Bandung cukup terbuka dan ia telah menemukan cara untuk mengatasi tantangan tersebut.
Dilansir dari kanal Youtube Kabar Persib Terkini HD, Pieter mengaku telah mengamati dengan cermat permainan Persib terutama lini depan.
Mantan pemain sepak bola asal Belanda tersebut juga mengaku telah merancang strategi khusus untuk mengatasi hal tersebut.
Dirinya memiliki ramuan khusus untuk mengatasi kekuatan Persib yang bertumpu di sektor lini depan.
Selain itu Pieter juga sudah melihat permainan Persib Bandung yang cukup mudah untuk dipelajari.
“Persib menurut saya adalah salah satu tim yang bisa dipelajari dan untuk memenangkan pertandingan melawannya, itu yang ingin kami lakukan besok (hari ini),” ujar Pieter.
“Kami akan memberikan permainan terbaik dan tidak memberikan mereka bola,” tambahnya.
Baca Juga: Momen Ganjar Dipijat Bocah Bernama Gibran: Loh Kamu Lagi Dicari Banyak Orang
“Mencegah mereka melakukan umpan silang, mencegah mereka mendapatkan passing yang mudah,” sambung Pieter.
Sementara itu, Pieter Huistra menganggap lini belakang Borneo FC cukup solid dan akan menyulitkan Persib untuk menembusnya.
“Jika kamu melihat bertahan kami, itu cukup impresif dan kami cukup berkembang,” katanya.
“Ini jadi dua pertandingan terkahir di putaran pertama, kita kasih maksimal dan menyelesaikan dengan hasil bagus,” ujar Pieter Huistra.
Untuk diketahui saat ini Borneo FC berada pada posisi pemucak klasemen dengan raihan 31 poin sedangkan Persib Bandung berada diurutan ketiga dengan 27 poin dari 15 kali pertandingan yang telah dijalani.(*)