SUARA BANDUNG – Belakngan ini, Persib Bandung sedang dihadapkan dengan polemik tentang harga tiket dan ‘riweuhnya’ pembelian tiket secara online. Hal ini sontak membuat Bobotoh kecewa dan berdampak pada penurunan jumlah penonton yang datang ke stadion.
Menanggapi hal ini, bos Persib Bandung, Teddy Tjahjono angkat bicara. Menurutnya, mekanisme baru ini masih membutuhkan waktu untuk penyesuaian.
"Ini (penjualan tiket online) adalah proses yang membutuhkan waktu dan adaptasi untuk teman-teman semua. Karena bagaimanapun setelah berbagai kejadian, faktor keamanan menjadi hal yang paling penting. Pada saat aman, tentu selanjutnya akan nyaman di stadion," ujar Teddy Tjahjono, dikutip dari web resmi Persib Bandung, Senin (23/10/2023).
Selanjutnya, perwakilan Bobotoh, Yudi Baduy menjelaskan bahwa sosialisasi mekanisme baru ini belum berjalan secara menyeluruh.
"Sosialisasi dan edukasi (penjualan tiket online) yang menurut saya belum menyeluruh. Karena masih banyak yang tidak paham sehingga akhirnya mereka menjadi salah paham. Saya yakin, manajemen punya upaya agar kesalahpahaman ini bisa teratasi," jelas Yudi Baduy.
Selain, masalah mekanisme pembelian tiket yang rumit, harga tiket mahal juga menjadi sorotan. Bobotoh menilai bahwa harga yang telah ditetapkan sangat menyulitkan karena diluar jangkauan ekonomi mayoritas para Bobotoh.
Sementara itu, di sisi lain, Persib Bandung baru saja berhasil menahan imbang Borneo FC dengan skor 1-1 dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. (*)