Program Konversi Gas ke Kompor Listrik, Pengusaha Ini Akan Meraup Untung

bandungbarat | Suara.com

Sabtu, 24 September 2022 | 21:07 WIB
Program Konversi Gas ke Kompor Listrik, Pengusaha Ini Akan Meraup Untung
Kompor listrik (Suara.com/Ari Welianto)

SuaraandungBarat.id- Konversi energi dari kompor gas ke kompor listrik yang dicanangkan pemerintah akan menguntungkan beberapa pemilik modal, salah satunya pengusaha Hartono bersaudara, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono.

Perusahaan keluarga Hartono yang diuntungkan dari kebijakan ini adalah PT Hartono Istana Teknologi atau Polytron. Perusahaan alat elektronik ini dikabarkan bakal memproduksi satu juta unit kompor listrik pada 2023 mendatang. 

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier mengungkapkan PT Hartono Istana Teknologi merupakan salah satu perusahaan yang akan meningkatkan produksi kompor listrik untuk mendukung program konversi gas ke kompor listrik yang dicanangkan pemerintah. Apalagi kini distribusi gas melon bersubsidi ukuran 3 kg mulai dibatasi. 

Dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI Rabu (21/9/2022) Taufiek memaparkan sebenarnya tahun ini Indonesia bisa memproduksi 300.000 unit kompor listrik baru. Nantinya kapasitas itu akan ditingkatkan jika pemerintah telah mengeluarkan spesifikasi khusus mengenai kebutuhan kompor listrik pengganti LPG. 

Melansir website resminya, diketahui Polytron berdiri sejak tahun 1975 di Kudus, Jawa Tengah. Produk pertamanya adalah televisi. Kemudian, pada 1984 perusahaan mengeluarkan audio compo.

Hingga saat ini, Polytron terus mengembangkan produknya hingga menghasilkan berbagai macam peralatan elektronik lainnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, Polytron  turut andil dalam mengembangkan produk kesehatan dan kendaraan listrik (EV). Hingga kini, Polytron berhasil meraih berbagai penghargaan dan tetap fokus pada research & development untuk mencapai misi dan visinya ke depan.

Nama Hartono bersaudara memang sudah tak asing lagi di dunia industri di Indonesia. Majalah Forbes dalam tajuk Indonesia’s 50 Richest baru-baru ini menobatkan Budi Hartono sebagai orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan USD 38,8 miliar. 

Robert Budi Hartono atau Oei Hwie Tjhong adalah putra kedua pendiri perusahaan Djarum Grup Oei Wie Gwan. Dia lahir di Semarang, 28 April 1940.

Perjalanan di dunia bisnis dimulai Budi Hartono muda saat dirinya mewarisi perusahaan yang hampir bangkrut di usia 22 tahun dari kedua orang tuanya

Atlet peraih medali perunggu Asian Games dari cabang bridge Bambang Hartono. (Antara)

Saat itu Djarum yang berpusat di Kudus mengalami kebakaran hebat dan di tahun yang sama Oei Wie Gwan juga meninggal dunia. Namun, di tangan dia dan sang kakak, Michael Bambang Hartono, perusahaan itu berbalik arah dan sukses menguasai pangsa pasar dalam dan luar negeri.

Amerika serikat menjadi importir terbesar perusahaan rokok ini. Setiap tahun sekitar 48 miliar batang rokok atau sekitar 20 persen dari total produksi nasional diekspor ke Negeri Paman Sam tersebut. Djarum kemudian berkembang menjadi grup bisnis dengan melebarkan sayap di bidang agrobisnis, investasi, media, dan properti, serta teknologi

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkait Penggunaan Kompor Listrik, Anggota DPR: Tak Akan Menambah Beban Rakyat

Terkait Penggunaan Kompor Listrik, Anggota DPR: Tak Akan Menambah Beban Rakyat

Kalbar | Sabtu, 24 September 2022 | 19:13 WIB

Kompor Listrik Tidak Bisa Buat Masak Hajatan! Mulan Jameela Wakili Emak-emak di DPR

Kompor Listrik Tidak Bisa Buat Masak Hajatan! Mulan Jameela Wakili Emak-emak di DPR

| Sabtu, 24 September 2022 | 18:52 WIB

Masak di Kompor Listrik Harus Pakai Wajan Khusus? Ini Perbandingan Harga Panci Biasa

Masak di Kompor Listrik Harus Pakai Wajan Khusus? Ini Perbandingan Harga Panci Biasa

News | Sabtu, 24 September 2022 | 18:04 WIB

Mulan Jameela yang Kini Dielukan Emak-emak karena Kompor Listrik: Masak Beras 3 Jam, Jebol Token

Mulan Jameela yang Kini Dielukan Emak-emak karena Kompor Listrik: Masak Beras 3 Jam, Jebol Token

Jabar | Sabtu, 24 September 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:41 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?

5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada

Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa

Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha

Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:37 WIB

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:35 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Kiai Cabul Pati Buron ke Luar Jateng, Polda Turunkan Tim Jatanras Buru Pelaku!

Kiai Cabul Pati Buron ke Luar Jateng, Polda Turunkan Tim Jatanras Buru Pelaku!

Jawa Tengah | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:30 WIB