Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:35 WIB
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar
Ilustrasi pengisian daya baterai nikel mobil listrik. [Freepik]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia akan memberikan insentif kendaraan listrik berbasis baterai murni mulai Juni 2026 dengan total kuota 200.000 unit.
  • Kebijakan ini mengutamakan penggunaan baterai berbasis nikel untuk menyerap cadangan komoditas dalam negeri melalui skema pajak yang ditanggung pemerintah.
  • Subsidi ini bertujuan mempercepat transisi energi nasional serta mempermudah akses masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan yang lebih terjangkau.

Suara.com - Pemerintah Indonesia tengah mematangkan skema insentif kendaraan listrik yang bertujuan mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat industri hilirisasi nasional. Fokus utama kebijakan ini tertuju pada kendaraan listrik berbasis baterai murni (BEV) dan secara tegas tidak menyertakan mobil hybrid dalam daftar penerima bantuan.

Salah satu poin krusial dalam kebijakan ini adalah pemberian perlakuan khusus bagi kendaraan yang menggunakan baterai berbasis nikel. Langkah tersebut diambil karena Indonesia memiliki cadangan nikel yang melimpah sehingga pemerintah ingin memastikan komoditas unggulan ini terserap secara maksimal oleh industri dalam negeri.

Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan bahwa saat ini skema terbaik sedang dikaji secara mendalam oleh pihak terkait. Salah satu instrumen yang dipertimbangkan adalah Pajak Pertambahan Nilai atau PPN yang ditanggung oleh pemerintah.

“PPN ditanggung pemerintah itu ada yang 100 persen, ada yang 40 persen, nanti masih di-scan skemanya,” ungkap Purbaya dalam sebuah kesempatan resmi, dikutip Rabu (6/5/2026).

Pemerintah mengisyaratkan bahwa besaran subsidi akan sangat bergantung pada jenis teknologi baterai yang digunakan pada kendaraan tersebut. Kendaraan dengan baterai nikel dipastikan mendapat insentif lebih besar dibanding teknologi baterai lainnya.

“Jadi yang baterainya berdasarkan nikel dan non-nikel akan berbeda skemanya. Kenapa saya pakai nikel yang besar subsidinya, karena supaya baterai kita kepakai,” paparnya.

Program ini ditargetkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan kuota awal sebanyak 200.000 unit kendaraan. Rinciannya mencakup 100.000 unit untuk mobil listrik serta 100.000 unit untuk motor listrik. Untuk kendaraan roda dua pemerintah sudah menetapkan nilai subsidi sebesar 5 juta rupiah per unit. Namun untuk mobil listrik angka pastinya masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut agar tepat sasaran.

Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi pasar otomotif nasional terutama di kota-kota besar. Produsen otomotif diprediksi akan segera mengubah strategi mereka dengan beralih ke baterai berbasis nikel demi mendapatkan insentif maksimal. Bagi masyarakat kehadiran subsidi ini menjadi kesempatan emas untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang jauh lebih kompetitif dan terjangkau.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW

BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:58 WIB

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:08 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×