SuaraBandungBarat.is - Untuk para penggemar turnamen bulu tangkis, ada kabar membahagiakan untuk kita semua. Pasalnya, pasangan ganda campuran Indonesia, yakni Ghana Muhammad Al Ilham serta Indah Cahya Sari Jamil tengah melaju ke babak semifinal pada turnamen bulu tangkis Indonesia Internasional Challenge (IIC) 2022.
Acara babak semifinal ini diselenggarakan di Malang pada 11 – 16 Oktober 2022. Pada pertandingan tersebut, Ghana dan Indah telah berhasil mengalahkan unggulan ketiga, yakni pasangan Na Sung Seung serta Kim Min Ji dari Korea dengan tiga game.
Pasangan Indonesia memang sempat kalah dengan angka 16-21 pada pertandingan pertama. Namun, berhasil bangkit kembali dengan angka pertandingan berikutnya berturut – turut 21-16 dan 21-17. Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi Bangsa Indonesia.
"Memang awalnya banyak ragu-ragu. Tapi pada akhirnya saya memotivasi diri agar bisa memenangkan pertandingan", ungkap Indah dikutip dari ANTARA. Ia juga menjelaskan bahwa ia dan Ghana selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan poin – poin kemenangan pada laga yang satu ini.
Karena sempat kalah pada pertandingan pertama, maka pada pertandingan kedua pasangan Indonesia ini berusaha bermain dengan lebih fokus dan lebih baik lagi. Sehingga mereka mampu mencetak kemenangan ini. "Kami saat bertanding tadi berusaha untuk mendapatkan poin satu per satu. Kalau keluar satu poin, harus ambil dua poin," ujarnya.
Selain itu, Ghana juga menuturkan bahwa pertandingan tersebut juga bukan merupakan pertandingan yang mudah bagi mereka. Melawan pasangan dari Korea tersebut juga merupakan laga yang cukup berat.
Turnamen ini juga tengah diikuti oleh 238 atlet lainnya yang berasal dari 13 negara berbeda – beda. Dengan pemain ber- level Internasional yakni di antaranya berasal dari Kanada, China, Austria, India, Korea, Jepang, Estonia, Malaysia, Myanmar, Amerika, dan Singapura.
Turnamen ini diikuti oleh 132 pemain yang berasal dari luar negeri dan sisanya merupakan pemain dalam negeri, dengan hadiah turnamen sebesar 15 ribu dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Lesti Kejora dan Rizky Billar Buat Perjanjian, Tak Akan Lagi KDRT