Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Cintaasih Bandung Barat Harus Direlokasi

bandungbarat

Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:38 WIB
Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Cintaasih Bandung Barat Harus Direlokasi
kondisi rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Gadung, RT 01 RW 09, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (Dok Pemdes Cintaasih)

SuaraBandungBarat.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB telah menerima surat rekomendasi terkait hasil kajian geologi di lokasi pergerakan tanah di Kampung Gadung, RT 01 RW 09, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo menjelaskan, usai kejadian pergerakan tanah yang menerjang kawasan tersebut pihaknya langsung menyampaikan permohonan kajian geologi ke badan geologi.

“Sudah terbit hasilnya, dimana hasil rekomendasi badan geologi menyimpulkan ada 30 unit rumah yang harus direlokasi,” katanya saat ditemui, Rabu (26/10/2022).

Ia menambahkan, menindaklanjuti rekomendasi tersebut pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait, seperti Bapelitbangda, Disperkim, BPBD, BKAD, termasuk aparat kewilayahan yakini camat dan kades yang diundang untuk penyamaan persepsi.

“Intinya bahwa Pemda beritikad bagaimana untuk mencari solusi warga yang terdampak sesuai dengan rekomendasi hasil kajian badan geologi. Tentu nanti masing-masing stakeholder sesuai dengan kewenangannya akan melakukan tugas dan fungsinya,” katanya.

Kepala Desa Cintaasih, Deden Iban Saiban mengatakan, akibat peristiwa bencana tersebut menyebabkan rumah di lokasi pergerakan tanah mengalami kerusakan.

"Kita sudah koordinasi dengan BPBD dan Badan Geologi, jadi diputuskan untuk direlokasi. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," katanya.

Ia menyebut, pihaknya telah menyedikan dua opsi tempat relokasi untuk 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak pergerakan tanah. Namun karena lokasinya tak jauh dari titik awal pergerakan tanah, pihaknya menunggu hasil kajian geologi selanjutnya.

"Sudah ada dua opsi tempat relokasi. Tapi harus nunggu kajian geologi yang layak dan aman di mana," jelasnya. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG Hari ini, 14 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Simak Dimana Saja

BMKG Hari ini, 14 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Simak Dimana Saja

Purwasuka | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:22 WIB

Kondisi Tembok Pondasi Pasca Longsor di Cipaku yang Sudah Satu Tahun Terbengkalai

Kondisi Tembok Pondasi Pasca Longsor di Cipaku yang Sudah Satu Tahun Terbengkalai

Bogor | Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:54 WIB

Kabupaten Garut Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor, Masyarakat Diimbau Berhati-hati

Kabupaten Garut Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor, Masyarakat Diimbau Berhati-hati

Purwasuka | Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:03 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×