SuaraBandungBarat.id - Sidang perdana kasus pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra yang menjerat nama Nikita Mirzani digelar hari ini.
Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid turut hadir mendampingi Nikita Mirzani sebagai penasihat hukumnya.
Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Serang, Senin (14/11/2022).
Fahmi Bachmid sempat bersitegang karena tidak terima Nikita Mirzani diperlakukan bak seorang teroris.
Menurutnya ini hanya kasus pencemaran nama baik, dirinya meminta untuk tidak memperlakukan Niki secara demikian.
Fahmi juga sempat menjelaskan kepada awak media bahwa dirinya tidak tahu bagaimana bisa ada perhitungan kerugian senilai 17 juta lima ratus.
"Saya gak tahu, tanya sama jaksa, bagaimana bisa menghitung kerugian 17 juta lima ratus," ungkap Fahmi kepada awak media yang dikutip dari tayangan Youtube Intens Investigasi, Senin (14/11/2022).
![Nikita Mirzani tertawa saat beri tanggapan atas dakwaan jaksa. [Tangkap layar Youtube KH INFTAINMENT]](https://media.suara.com/suara-partners/bandungbarat/thumbs/1200x675/2022/11/14/1-niki.jpg)
Maka dari itu, Fahmi sempat bertanya terkait dakwaan dengan kerugian uang senilai 17 juta lima ratus tersebut.
"Makanya saya tanya, saya tadi tanya, ini 17 juta lima ratus apa 17 Milyar, itu yang saya tanyakan tadi, Karena kan yang disebut menimbulkan kerugian 17 juta lima ratus," jelasnya.
Sambil menunjukkan lembaran dakwaan yang tertulis jumlah kerugian uang tersebut, Fahmi kembali menjelaskan.
"Didakwaannya ini, yang ini sudah dibacakan sehingga Anda punya hak, yang ini, di sini saja, ini jelas 17 juta," ungkap Fahmi sambil menunjukkan isi surat kepada awak media.
Menurutnya, hal tersebut yang menjadi pertanyaan besar hingga menganggap itu salah ketik atau jumlahnya 17 Miliar.
"Ini yang saya tanyakan tadi, yang mulia saya mau bertanya yang mulia, ini ada angka 17 juta lima ratus, apakah benar ataukah salah ketik, apakah ini 17 milyar mungkin," lanjutnya.
Setelah menanyakan langsung kepada hakim, Fahmi akhirnya yakin bahwa memang benar jumlah yang tertera dalam surat dakwaan tersebut yaitu 17 juta lima ratus.
"Ternyata 17 juta lima ratus, Inilah kehebohannya ya, sangat heboh luar biasa," katanya.