Kelanjutan Kasus Bom Astana Anyar, Anggota Komisi III Sebut akan Panggil BNPT: Kenapa Terjadi Lagi?...

bandungbarat | Suara.com

Jum'at, 09 Desember 2022 | 21:44 WIB
Kelanjutan Kasus Bom Astana Anyar, Anggota Komisi III Sebut akan Panggil BNPT: Kenapa Terjadi Lagi?...
Buntut kasus bom bunuh diri di Astana Anyar, Komisi III panggil BPNT. (Suara Bandung)

SuaraBandungBarat.id - Anggota Komisi III DPR Nazaruddin Dek Gam menindaklanjuti kasus bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung.

Nazaruddin sebut akan memanggil Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait peristiwa bom bunuh diri tersebut.

Menurut Nazruddin, pelaku peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar merupakan eks narapidana terorisme (napiter).

Maka dari itu, Nazruddin sebut akan memanggil BNPT setelah masa sidang selesai.

"Kita akan panggil BNPT nanti sesudah masa sidang berikutnya," kata Nazaruddin kepada awak media yang dikutip dari antaranews.com pada Jumat (9/12/2022).

Anggota Komisi III akan panggil BPNT terkait kasus bom Astana Anyar. [antaranews.com]
Anggota Komisi III akan panggil BPNT terkait kasus bom Astana Anyar. (sumber: antaranews.com)

Nazaruddin mengungkapkan bahwa pihaknya akan bertanya kepada BNPT terkait program pembinaan deradikalisasi.

Selain program yang dijalankannya tersebut, berikut juga koordinasi intelijen institusi tersebut terhadap jaringan terorisme.

Nazruddin merasa heran kenapa pelaku yang sudah tertangkap karena kasus teror, setelah keluar dari penjara masih melakukannya lagi.

"Kenapa terjadi lagi? Itu kan dia pernah ke tangkap kasus yang sama, tapi kok keluar penjara masih ini (melakukan tindakan teror) lagi. Nah, ini makanya kita akan panggil," ujarnya.

Nazruddin meminta kepada Kapolri untuk mengamankan gereja serta tempat keramaian, bahkan di jalur lalu lintas yang padat.

"Saya minta Kapolri untuk mengamankan gereja gereja, terus tempat keramaian, kita akan minta Kapolri menguatkan pengamanan di situ. Termasuk juga pengamanan di jalur lalu lintas padat," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan Agus Sujatno alias Agus Muslim, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, berstatus "masih merah" dalam program deradikalisasi.

"Yang bersangkutan ini sebelumnya ditahan di LP Nusakambangan. Jadi artinya, dalam tanda kutip masuk kelompok 'masih merah'. Proses deradikalisasi membutuhkan teknik dan taktik berbeda," kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo.(*)

Sumber: antaranews.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...

Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:12 WIB

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Video | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:35 WIB

5 Fakta Usai Bom Meledak di Polsek Astana Anyar, Pelayanan Dipindah

5 Fakta Usai Bom Meledak di Polsek Astana Anyar, Pelayanan Dipindah

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 07:23 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB