Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...

Aulia Hafisa, Sekar Anindyah Lamase

Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:12 WIB
Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...
Cuitan Ruhut Sitompul yang unggah video lawas UAS soal bom bunuh diri. (Twitter/ruhutsitompul)

Suara.com - Politisi PDIP Ruhut Sitompul mengunggah potongan video mengenai Ustaz Abdul Somad (UAS) yang berisi ceramah bom bunuh diri.

Faktanya, video tersebut merupakan potongan video lama yang sempat viral dan sudah UAS klarifikasi.

"Waspada waspada waspadalah karena kalau ini secara terang benderang disampaikan sangat b e r b a h a y a, karena tingkat penalaran yg mendengar tidak sama jadi tolong diwaspadai Aparat Kepolisian sebagai Kamtibmas MERDEKA," tulis @ruhutsitompul dikutip Suara.com pada Jumat (09/12/2022).

Dalam video tersebut, UAS menyebut bahwa gerakan bunuh diri adalah gerakan mati syahid dan bukan mati konyol.

UAS kemudian menjelaskan dalil di balik pernyataannya. Menurutnya, apabila memang diperlukan, maka dipersilakan seorang pejuang untuk masuk ke kelompok musuh dan melakukan perlawanan yang membuat lawannya gentar.

Berdasarkan penelusuran, video UAS yang diunggah oleh Ruhut adalah video 4 tahun lalu.

Saat itu, UAS melakukan ceramah selepas sholat subuh di Masjid An-nur, Pekanbaru, Riau. Video klarifikasi pun diunggah oleh FSRMM TV.

UAS mengklarifikasi soal isi ceramahnya tersebut telah dipotong dan diviralkan kembali tanpa konteks yang benar.

"Lalu video itu dipotong ketika beberapa saat yang lalu, saat ada bom panci di Kampung Melayu, video itu viral lagi. Lalu kemudian ada bom di Surabaya, viral lagi. Lalu ada nanti kompor orang meleduk, nanti viral lagi," tutur Abdul Somad, dalam klarifikasinya terkait video yang dipotong itu.

baca juga

UAS secara tegas melarang aksi mati syahid di Palestina disamakan dengan bom bunuh diri.

"Karena saudara kita yang di Palestina itu bukan bunuh diri, tapi mati syahid," tegas UAS.

Namun, video tersebut dipotong seolah UAS mem-framing aksi bom bunuh diri sebagai mati syahid. Lalu, video tersebut disebar setiap kali ada kejadian bom bunuh diri, termasuk di Polsek Astanaanyar.

"Perlu diluruskan beda dengan Palestina dengan luar Palestina. Apa bedanya, karena Nabi membedakan antara non-muslim yang di Mekah dengan non-muslim di Madinah," kata Abdul Somad mengalogikan.

UAS mengingatkan bahwa umat Muslim di Palestina dan luar Palestina memang dibedakan, sebagaimana Nabi yang membedakan antara kaum non-Muslim di Makkah dan Madinah.

Cuitan Ruhut Sitompul itu pun seketika menjadi sorotan yang penuh peringatan dan cibiran.

Sejumlah warganet meluruskan cuitan Ruhut bahwa video tersebut sudah lama dan konteksnya seputar Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Video | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:35 WIB

Diundang Anggota DPR RI dengan Dp 10 Juta Rupiah, Ustadz Abdul Somad Meradang Berikan Penjelasan

Diundang Anggota DPR RI dengan Dp 10 Juta Rupiah, Ustadz Abdul Somad Meradang Berikan Penjelasan

Cianjur | Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:56 WIB

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Ditolak Keluarga, Polisi Sampai Harus Lakukan Ini

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Ditolak Keluarga, Polisi Sampai Harus Lakukan Ini

Cianjur | Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:33 WIB

18 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Bom Bunuh Diri, 3 di Antaranya Keluarga Pelaku

18 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Bom Bunuh Diri, 3 di Antaranya Keluarga Pelaku

Sukabumi | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:26 WIB

Bertemu Istri Korban Bom Bunuh Diri, Kapolri Ingin Anak Aipda Sofyan Jadi Polisi

Bertemu Istri Korban Bom Bunuh Diri, Kapolri Ingin Anak Aipda Sofyan Jadi Polisi

Ranah | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:49 WIB

Pasca Bom Bunuh Diri di Bandung, Kapolri Beri Perintah Ini ke Seluruh Polisi

Pasca Bom Bunuh Diri di Bandung, Kapolri Beri Perintah Ini ke Seluruh Polisi

Cianjur | Jum'at, 09 Desember 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×