SuaraBandungBarat.id- Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana khususnya gempa bumi.
Tim gabungan yang terdiri dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Tehnik Elektro Unjani ini melakukan kegiatan tersebut di Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kawasan tersebut dipilih lantaran dinilai menjadi salahsatu wilayah yang riskan terdampak bencana gempa bumi karena berada di zona Sesar Lembang.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK Unjani Dr Hendri Priyadi, M.Kes, SpPD mengatakan, pihaknya bersama sejumlah dokter muda FK Unjani memberikan pemahaman dalam melakukan penyelamatan diri saat terjadi bencana gempa bumi.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan warga mengenai sistem mitigasi bencana, agar mereka paham bagaimana harus bersikap dalam menyelamatkan diri dan menyelamatkan teman, masyarakat di sekitarnya pada saat terjadi bencana," katanya.
Sementara itu, Ketua Tehnik Elektro Ade Sena Permana, ST, MT mengatakan, pihaknya menfasilitasi penyediaan alat peringatan tanda bahaya bencana gempa bumi, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wilayah permukiman warga.
"Ini sebagai upaya preventif sebelum terjadi bencana alam, sehingga bisa meminimalisasi timbulnya kerugian materi atau korban jiwa," katanya.
Ia menegaskan, warga harus memiliki kemampuan yang dapat secara langsung merespons ketika terjadi bencana alam, semisalnya gempa bumi.
"Kesiapsiagaan mereka bisa terasah melalui pelatihan dan edukasi mitigasi kebencanaan," katanya.
Baca Juga: Xi Jinping: PDB China Capai 120 Triliun Yuan, Terbesar Kedua di Dunia
Sementara itu, Kades Pakuhaji, Heni Wartini mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut lantaran memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan warganya.
"Kegiatan simulasi bencana gempa bumi ini telah menambah ilmu dan pengetahuan warga tentang upaya penyelamatan dini jika terjadi bencana, khususnya di wilayah Desa Pakuhaji," tuturnya.