Bupati, Walikota, dan Gubernur Harus Sering ke Pasar, Ini Kata Jokowi: Sudah Dua Hari yang Lalu Memperingatkan...

bandungbarat Suara.Com
Selasa, 17 Januari 2023 | 16:32 WIB
Bupati, Walikota, dan Gubernur Harus Sering ke Pasar, Ini Kata Jokowi: Sudah Dua Hari yang Lalu Memperingatkan...
Jokowi minta pejabat daerah untuk sering masuk pasar. (pmjnews.com)

SuaraBandungBarat.id - Disebutkan bahwa bupati, walikota, dan gubernur harus sering-sering masuk ke pasar di tiap daerahnya.

Hal tersebut dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia tahun 2023.

Rapat tersebut dilaksanakan di Sentul International Convention Centre, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,hari ini, Selasa (17/01/2023).

Pada pembukaan rapat tersebut, Jokowi dengan gamblangnya menyuruh para pejabat daerah baik itu bupati, walikota, dan gubernur untuk sering masuk pasar.

Pasalnya, para pejabat daerah harus meluangkan waktu untuk mengecek lapangan, apakah sesuai dengan data yang diberikan atau tidak.

"Ini tolong bupati, wali kota, gubernur sering-sering masuk pasar. Cek betul di lapangan, apakah data yang diberikan itu sesuai dengan fakta-fakta di lapangan," jelas Jokowi dikutip dari pmjnews.com pada Selasa (17/1/2023).

Jokowi meminta para menginstruksikan kepada pejabat daerah untuk bekerja secara maksimal seperti yang sudah diperingatkan.

"Beras, saya sudah dua hari yang lalu memperingatkan Bulog untuk masalah ini karena di lapangan 79 daerah beras mengalami kenaikan yang tidak sedikit," tuturnya.

Tidak hanya bahan pokok, Jokowi juga menyinggung soal tarif angkutan, PDAM agar berhati-hati karena bisa memicu inflasi.

Baca Juga: 5 Artis Terlihat Seksi Kenakan Naked Dress, Baju Transparan yang Mulai Populer di Tanah Air

"Yang berkaitan dengan tarif angkutan misalnya, tarif PDAM, hati-hati menentukan, itu bisa menjadikan inflasi naik. Jadi dihitung betul, kalau masih kuat ditahan, kalau enggak kuat, naik enggak apa-apa tapi sekecil mungkin," terangnya.

Hal yang ditekankan selanjutnya yaitu jangan sampai ada kenaikan lebih dari 100 persen seperti data yang didapatkan Jokowi.

"Jangan sampai ada PDAM menaikkan lebih dari 100 persen, karena data yang masuk ke saya ada," imbuhnya.

Untuk sekarang, Jokowi mendapatkan data dari berbagai lembaga sehingga diharapkan agar setiap lembaga bekerja secara maksimal.

"Saya melihat sekarang ini dari Kemendagri [Kementerian Dalam Negeri], dari BI semuanya terus menyampaikan informasi ke daerah, sehingga daerah semuanya memiliki data," tandasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI