Gelar Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda, Kemendagri Siap Perkuat Ekonomi Negara

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 17 Januari 2023 | 15:43 WIB
Gelar Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda, Kemendagri Siap Perkuat Ekonomi Negara
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertajuk “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi” di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor, Selasa (17/1/2023). (Iman Firmansyah/Suara.com)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertajuk “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi” di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor, Selasa (17/1/2023). 

Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo serta dihadiri 4.551 undangan dan peserta dari pemerintah pusat hingga daerah.

Berbagai isu dibahas dalam Rakornas tersebut dan digelar dalam empat panel diskusi di antaranya upaya penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi dengan menghadirkan pembicara Menteri Perekonomian, Kepala Badan Pusat Statistik, Gubernur Bank Indonesia, dan Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Kepala Badan Pangan Nasional.

Lalu peningkatan iklim investasi dan kemudahan berusaha di daerah, percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 menuju endemi, penurunan angka stunting dan kemiskinan di daerah hingga peningkatan pelaksanaan jaring pengaman sosial. 

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah Kemendagri bersama dengan Kementerian lembaga terkait telah melaksanakan berbagai langkah diantaranya rapat kordinasi rutin mingguan pengendalian inflasi daerah yang diikuti oleh seluruh kepala daerah, jajaran forkompida, pimpinan instansi vertikal tingkat provinsi dan kabupaten kota sejak Oktober 2022 sampai saat ini.

“Berkat arahan pak Presiden serta kolaborasi instansi pusat dan pemerintah daerah, dilaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi secara nasional terus menunjukkan angka positif yang berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) kuartal ke 3, mencapai angka 5,72%, tingkat inflasi juga terkendali dengan baik, sesuai data dari BPS di September 2022 5,95% di bulan Oktober turun menjadi 5,71%, November turun jadi 5,42%, di Desember terjadi kenaikan sedikit menjadi 5,51% karena adanya pola demand yang sifatnya musiman,” papar Tito.

Dalam momentum ini, Ia berharap keempat panel yang diselenggarakan dapat memberikan masukan dan arahan tentang arahan aplikatif yang harus dikerjakan oleh daerah.

Sementara itu Presiden Jokowi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 telah berhasil dikelola dan dikendalikan dengan baik, selain itu stabilitas ekonomi juga bisa dipertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik.

“Ini berkat kerja keras kita semuanya, kita ingat saat pandemi kita pontang panting mencari yang namanya APD, masker, vaksin dan terakhir saat delta pontang panting mencari oksigen, sangat mencekam saat itu, tapi berkat kerja keras kita semua, kita mampu mengendalikan Covid,” ucapnya.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini telah dilakukan 448 juta suntikan vaksin kepada masyarakat Indonesia. “Bukan pekerjaan yang gampang, tapi karena TNI, Polri, seluruh Gubernur, Bupati, Walikota sampai ke tingkat RT semua ikut, itu yang membuat kita bisa menyelesaikan Covid dengan baik,” terang Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi Indonesia dan Global, ia meminta semua untuk berhati-hati dan bekerja keras mendeteksi informasi dan data yang ada di lapangan.

“Jangan sampai kita keliru membuat kebijakan, sekecil apapun kebijakan itu harus berbasis kepada data dan fakta di lapangan. Meskipun pertumbuhan ekonomi kita berada di posisi yang sangat baik, tahun 2023 sepertiga ekonomi dunia diprediksi mengalami resesi, hati-hati,” imbuh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Depan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Sri Mulyani: Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 Rp104 Triliun

Di Depan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Sri Mulyani: Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 Rp104 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:23 WIB

Kunjungan Kerja Dubes Inggris Owen Jenkis Kagum Dengan Revitalisasi Kota Lama Semarang

Kunjungan Kerja Dubes Inggris Owen Jenkis Kagum Dengan Revitalisasi Kota Lama Semarang

Semarang | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:48 WIB

Pagi Buta, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Berangkat Pakai Mobil Dinas, Mau Kemana?

Pagi Buta, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Berangkat Pakai Mobil Dinas, Mau Kemana?

Purwasuka | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:16 WIB

Pemkab Karawang Siapkan 4 Strategi Hadapi Resesi 2023, Ini Penjelasannya

Pemkab Karawang Siapkan 4 Strategi Hadapi Resesi 2023, Ini Penjelasannya

Purwasuka | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:01 WIB

Bank Ternama Asal Swiss Mau PHK 9.000 Pekerja, Makin Mengkhawatirkan

Bank Ternama Asal Swiss Mau PHK 9.000 Pekerja, Makin Mengkhawatirkan

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 13:55 WIB

Sri Mulyani: 43 Persen Negara Dunia Akan Alami Resesi, Indonesia Juga Terancam?

Sri Mulyani: 43 Persen Negara Dunia Akan Alami Resesi, Indonesia Juga Terancam?

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 13:42 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×