Singkat cerita di akhir hayatnya barshisha tergoda oleh rayuan syaitan. Mulai berbuat zina, membunuh wanita yang dizinahi dan pada puncaknya ia menyekutukan Allah SWT. Naudzubillah.
Para hadirin yang dirahmati Allah SWT
Sebagai hamba Allah SWT yang selalu melakukan kesalahan demi kesalahan, tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT.
Dengan bertaubat kepadanya, besar harpannya dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadist Qudsi disebutkan;
: ! !
“Wahai keturunan Adam, sesungguhnya selagi kalian berdoa dan berharap kepadaku, maka aku akan mengampuni dosa-dosa kalian dan aku tiada perduli. Wahai keturunan Adam andai dosa kalian sampai menyentuh awan-awan di langit, kemudian kalian meminta maaf kepadaku, maka aku akan mengampuni kalian. Wahai keturunan Adam andai kalian mendatangiku dengan kesalahan yang memenuhi bumi kemudian kalian mendatangiku, tidak menyekutukanku, maka aku akan datang dengan ampunan yang memenuhi bumi.” (HR. at-Turmudzi)
Maka dari itu kita sangat perlu untuk mengetahui hakikat taubat. Hakikat taubat sebagaimana disampaikan Syaikh Muhammad Syakir as-Sakandari dalam karangannya Washoya al Aba’ lil Abna’, kitab yang menjadi mata pelajaran hampir di setiap pesantren yang ada di Indonesia;
.
“Taubat dari dosa tidak cukup hanya dengan kata-kata yang terucap, akan tetapi hakikat taubat adalah pengakuanmu dihadapan Allah SWT atas kesalahan yang kamu lakukan. Pengakuanmu bahwa kamu adalah pendosa yang berhak dihukum dengan hukuman yang telah dipastikan oleh Allah karena dosa itu. Merasa bersalah dan menyesal atas dosa yang dilakukan serta berjanji kepada Allah untuk tidak mengulangi dosa yang sama untuk selamanya. Kemudian dengan penuh harap meminta kepada Allah supaya dimaafkan dosa yang telah lalu. Jika Allah berkehendak maka Allah akan memberi ampunan. Jika berkehendak Allah akan memberikan hukuman.”
Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT
Baca Juga: Fantastis! Total Anggaran 1 Unit Rumah Menteri di IKN Capai Rp14 Miliar
Semoga dosa-dosa yang telah kita lakukan diampuni oleh Allah SWT. Dan kita bisa meningkatkan kwalitas takwa kita kepada Allah SWT setiap harinya.
.
(: )
Khutbah II
. . . . . . . !
Demikian Khutbah jumat tentang Hakikat taubat yang dikutip dari lirboyo.net.(*)